Featured image untuk artikel Aplikasi Chat Selain WA
Home » Blog » Aplikasi Chat Selain WA untuk Bisnis: Perlu Pindah?

Aplikasi Chat Selain WA untuk Bisnis: Perlu Pindah?

Table of Contents

90% orang di Indonesia menggunakan WhatsApp, baik untuk keperluan pribadi maupun bisnis. Lalu, apa yang membuat masih ada yang mencari aplikasi chat selain WA?

Ada banyak alasan, mulai dari mencari fitur unik di luar WhatsApp, pengganti jika ada kendala server, sampai kesulitan membagi antrian ratusan chat dari pelanggan di satu nomor.

Nah, di artikel ini, kami akan ulas berbagai alternatif WhatsApp yang sering dicari, plus perbandingan fiturnya. Mari simak penjelasan lengkapnya!

Aplikasi Chat Selain WhatsApp yang Paling Relevan untuk Bisnis

Banyak pilihan aplikasi chatting selain WhatsApp dengan fitur bisnis yang matang. Namun, apakah itu relevan untuk Anda?

1. LINE

Website resmi LINE messenger app

Lahir sebagai solusi komunikasi saat gempa Jepang 2011, LINE kini menjadi aplikasi chatting dengan adopsi pasar 80% di negara asalnya. Di Indonesia, basis pengguna LINE sekitar 15%.

Meskipun kecil, LINE jadi andalan di bisnis komunitas seperti Group Order (GO) kosmetik impor atau merchandise K-Pop.

Anda bisa memanfaatkan fitur LINE Official Account (LOA) untuk komunikasi dua arah. Ada juga LINE Official Notification (LON) untuk notifikasi massal. Namun belum didukung di Indonesia.

Fitur Utama LINE

FiturFungsi & Manfaat untuk Operasional Bisnis
Rich Media & CarouselMengirim pesan promosi visual berbentuk kartu geser (carousel), video, atau kupon diskon interaktif untuk meningkatkan click-through rate (CTR).
Automated ChatbotMenghubungkan akun dengan chatbot AI untuk membalas FAQ atau pertanyaan berulang dari pelanggan secara otomatis selama 24 jam.
Group Chat IntegrationMemasukkan akun bisnis ke grup koordinasi, mempermudah komunikasi massal langsung ke seluruh anggota komunitas di satu tempat.
Notes & AlbumsMembuat papan pengumuman interaktif di dalam grup lewat Notes yang bisa dikomentari member. Admin grup juga bisa menyimpan katalog foto di Albums agar mudah diakses kembali.

Kelebihan:

  • Manajemen Terbaik untuk Komunitas: Fitur Notes dalam grup memudahkan koordinasi pre-order atau group order di satu tempat terpusat tanpa perlu chat pribadi.
  • Hemat Kuota Broadcast: Menjawab pertanyaan umum atau menyebarkan info langsung di dalam grup chat otomatis menghemat kuota pesan bulanan akun bisnis Anda.
  • Akses Fitur Utama Tetap Lengkap: Dengan akun standar, Anda tetap mendapatkan akses penuh ke fitur 1-on-1 chat, otomatisasi bot, hingga penargetan pesan siaran (broadcasting).

Kekurangan:

  • Pasar Terlalu Niche: Dengan hanya 15% pengguna, menggunakannya akan memaksa pelanggan mengunduh aplikasi baru untuk transaksi dengan Anda. Tentunya tidak efektif.
  • Keterbatasan Fitur Grup Akun Bisnis: Akun bisnis LOA bisa bergabung ke grup chat, tapi tidak bisa membuat grup sendiri.
  • Prosedur Pengajuan Akun Terverifikasi: Bisnis berbadan hukum di Indonesia harus melewati tinjauan dokumen ketat untuk mendapat badge biru.
  • Kuota Gratis Terbatas: Paket gratis hanya menyediakan 200 pesan per bulan. Untuk kebutuhan lebih besar, Anda harus beralih ke paket berbayar resmi di Indonesia.

2. Facebook Messenger

Profil resmi Messenger di Facebook

Bagi pebisnis yang mengandalkan media sosial untuk menjaring pelanggan, ini bisa jadi alternatif WhatsApp untuk bisnis.

Nyatanya, jangkauan iklan Facebook bisa mencapai 42,2% populasi Indonesia. Apalagi dengan dukungan integrasi dengan Facebook Page, Instagram, serta Facebook Marketplace.

Artinya, ekosistem Meta yang saling terhubung menjadikan Facebook Messenger salah satu aplikasi chat selain WA yang mendukung kebutuhan conversational commerce.

Seluruh perjalanan pelanggan, dari melihat iklan hingga menghubungi Anda, berlangsung lebih mulus.

Fitur Utama Facebook Messenger

FiturFungsi & Manfaat untuk Operasional Bisnis
Iklan Click to MessengerIklan Facebook yang langsung mengarahkan calon pembeli masuk ke ruang obrolan untuk memicu interaksi dan transaksi instan.
Saved RepliesDraf pesan siap pakai yang bisa langsung disisipkan oleh agen CS saat live chat berlangsung demi mempercepat waktu respons.
Pesan Otomatis & Salam PembukaSistem otomatis untuk menyapa pelanggan baru atau menginfokan jam operasional toko saat tim CS sedang offline.
Pengiriman Tautan Tagihan via ChatFasilitas untuk mengirimkan tautan pembayaran eksternal (seperti QRIS atau payment gateway) serta memantau konfirmasi transaksi langsung di dalam ruang obrolan.
Rich Media & Katalog CarouselDukungan pengiriman materi promo visual berbentuk kartu geser (carousel), video produk, hingga fitur panggilan suara dan video.

Kelebihan:

  • Ekosistem Iklan yang Fleksibel: Kampanye iklan bisa ditargetkan secara spesifik seperti Facebook Ads biasa dengan modal awal minimum yang sangat terjangkau, yaitu mulai dari 1 USD atau sekitar Rp15.000 saja per hari.
  • Otomasi Skala Besar: Akun Messenger bisa dihubungkan ke sistem eksternal atau API untuk menjalankan chatbot berbasis AI.
  • Integrasi Penjualan Praktis: Adanya dukungan pengiriman info produk langsung di aplikasi membuat proses mengarahkan pelanggan ke closing penjualan menjadi lebih praktis.

Kekurangan:

  • Bukan Channel Utama Konsumen Indonesia: Aplikasi ini bukanlah platform utama komunikasi harian intens, sehingga kurang tepat jika digunakan sebagai aplikasi chat bisnis terbaik untuk menggantikan WhatsApp.
  • Ketergantungan pada Platform Induk: Performa komunikasi bisnis Anda terikat pada akun Facebook Page. Jika akun terkena kendala pembatasan iklan, saluran Messenger ikut lumpuh.

3. Telegram

Halaman download aplikasi Telegram

Aplikasi besutan Pavel Durov pada 2013 ini punya cerita unik. Tanpa iklan atau endorsement, Telegram bisa menjaring ratusan juta pengguna hanya dengan tim inti sekitar 30–40 orang.

Di Indonesia, Telegram berada di peringkat ketiga aplikasi pesan terpopuler dengan penetrasi 61,3%. Pertumbuhannya kuat, menjadikannya alternatif WhatsApp untuk bisnis yang menjanjikan.

Telegram menawarkan pendekatan berbeda dengan sistem berbasis awan (cloud-based). Riwayat chat dan media tersimpan di cloud, bukan di memori ponsel.

Kemampuan mengirim file besar tanpa batasan jendela pesan membuat Telegram menarik. Terutama, bagi bisnis yang rutin membagikan promo, pengumuman, atau konten edukasi.

Fitur Utama Telegram Business

FiturFungsi & Manfaat untuk Operasional Bisnis
Telegram Channel & SupergroupWadah siaran promosi tanpa batas kuota anggota channel dan grup diskusi massal yang menampung hingga 200.000 orang sekaligus.
Balasan CepatPintasan draf pesan yang muncul cukup dengan mengetik simbol / pada bilah chat untuk mempercepat respons CS. Memerlukan Telegram Business.
Kustomisasi Halaman AwalMengatur tampilan teks sambutan dan stiker khusus yang akan langsung dilihat calon pembeli saat membuka ruang chat kosong. Memerlukan Telegram Business.
Folder Chat & Label WarnaMengelompokkan ruang obrolan ke tab kustom (seperti tab Pesanan Baru, Selesai, atau Komplain) lengkap dengan tagar warna sesuai prioritas. Memerlukan Telegram Premium atau Business.
Telegram Bot API GratisAkses integrasi gratis ke sistem CRM atau software pihak ketiga untuk memasang chatbot AI pendukung operasional makro.

Kelebihan:

  • Kapasitas Grup dan Channel Masif: Anda bisa mengumpulkan hingga 200.000 anggota dalam satu grup untuk menyebarkan info promo.
  • Multi-Device Tanpa Batas: Tim CS bisa login di komputer, tablet, maupun ponsel secara bersamaan.
  • Bot API Gratis: Telegram menyediakan API gratis untuk mengintegrasikan chatbot, CRM, hingga sistem pembayaran.

Kekurangan:

  • Keterbatasan Fitur Balasan Cepat: Quick Replies Telegram Business hanya berfungsi di obrolan pribadi, belum di grup internal atau pelanggan.
  • Fitur Telegram Business Berbayar: Fitur esensial seperti label warna, balasan cepat, dan kustomisasi halaman awal tersedia untuk pelanggan Premium/Business, sementara biaya rupiah spesifik tidak terverifikasi.

4. WeCom

Halaman instal aplikasi WeCom di App Store

Bagi bisnis yang sering berinteraksi dengan mitra atau pelanggan dari Asia Timur, nama WeCom mungkin sudah cukup familiar.

Platform ini sebelumnya dikenal sebagai WeChat Work sebelum berganti nama pada 2020. Sebagai versi bisnis dari WeChat, WeCom dirancang untuk membantu perusahaan mengelola komunikasi internal sekaligus melayani pelanggan.

Namun, apakah platform ini juga layak dipertimbangkan sebagai aplikasi chat selain WA untuk bisnis di Indonesia?

Fitur Utama WeCom

FiturFungsi & Manfaat untuk Operasional Bisnis
Interoperabilitas EkosistemMenghubungkan akun bisnis WeCom langsung ke aplikasi WeChat personal pelanggan untuk memberikan pengalaman belanja lintas saluran (omnichannel).
Lead Inheritance (Oper Kontak)Mengalihkan seluruh daftar kontak pelanggan dari staf CS yang lama ke staf yang baru secara otomatis demi mencegah kehilangan konsumen.
WatermarkingMenyematkan watermark pada ruang obrolan untuk mencegah kebocoran informasi internal via screenshot.
Asisten AI TerintegrasiMemanfaatkan fitur Intelligent Robot dan ringkasan otomatis untuk mempermudah koordinasi administrasi operasional harian tim.
Fitur untuk Operasional TimMendukung video meeting, livestreaming, serta pengelolaan kontak eksternal dalam jumlah besar.

Kelebihan:

  • Pengelolaan Data yang Lebih Rapi: Perusahaan dapat mengelola data pelanggan dalam satu dasbor, mulai dari pelabelan kontak hingga penilaian prospek (lead scoring).
  • Lebih Nyaman untuk Aktivitas Komersial: Risiko pembatasan akun cenderung lebih rendah karena WeCom memang dibuat untuk kebutuhan bisnis.
  • Tidak Terbatas untuk Perusahaan di Tiongkok: Bisnis yang berbadan hukum di Indonesia juga dapat menggunakan dan mengajukan verifikasi di platform ini.

Kekurangan:

  • Basis Pengguna Lokal Sangat Minim: WeChat hanya memiliki sekitar 3 juta pengguna aktif di Indonesia. Jadi, hanya cocok jika target bisnis Anda turis asing atau ekspatriat.
  • Adanya Biaya Verifikasi Khusus: Untuk membuka akun resmi untuk bisnis, Anda harus membayar biaya verifikasi sebesar 700 CNY (atau sekitar Rp1,5 juta rupiah).
  • Kuota Kontak Gratis Terbatas: Paket standar gratis hanya mencakup kuota maksimal 2.000 kontak eksternal. Di atas kuota itu, Anda harus membeli kuota tambahan.

5. Viber

Website resmi Viber

Sebagai salah satu pionir aplikasi pesan instan yang meluncur sejak 2010, Viber dikenal karena memiliki fitur panggilan berbasis VoIP lewat layanan Viber Out.

Layanan ini mirip dengan Skype, di mana pengguna bisa menelepon ke nomor seluler biasa maupun telepon rumah menggunakan sistem kredit.

Di ranah komersial, Viber menawarkan dua opsi akun bisnis: Viber Business Messages dan Viber Chatbot.

Meskipun fiturnya unik, tapi platform ini menjadi alternatif WhatsApp yang perlu pertimbangan matang sebelum diadopsi di Indonesia.

Fitur Utama Viber

FiturFungsi & Manfaat untuk Operasional Bisnis
SMS FallbackFitur otomatis pada Viber Business Messages yang akan mengalihkan pesan ke bentuk SMS biasa jika customer sedang offline.
Kustomisasi KeyboardMengubah tampilan keyboard konsumen saat berinteraksi dengan chatbot, mempermudah mereka memilih menu opsi.
Gratis Sesi Chat Selama 24 JamRuang interaksi dua arah gratis yang terbuka selama 24 jam penuh begitu customer mengirimkan chat pertama kali ke chatbot Anda.
Kuota Pesan Bot BulananKuota pesan gratis hingga 25.000 pesan per bulan untuk akun bot resmi sebelum dikenakan tarif pemakaian berbasis volume.

Kelebihan:

  • Keamanan Pengiriman Informasi Penting: Anda tidak perlu khawatir pelanggan melewatkan info krusial saat kuota internet mereka habis, karena pesan otomatis dialihkan ke jalur SMS.
  • Fleksibilitas Interaksi Awal: Adanya jatah pesan gratis yang cukup besar setiap bulan memungkinkan bisnis berskala kecil menguji sistem otomatisasi chat tanpa modal awal yang besar.

Kekurangan:

  • Tingkat Adopsi Lokal Sangat Rendah: Viber hampir tidak memiliki basis pengguna harian signifikan di Indonesia. Ini menyulitkan penggunaannya sebagai channel utama.
  • Pemberlakuan Minimum Spending: Jika volume pesan melewati batas kuota gratis, Anda harus beralih ke kontrak komersial dengan minimum spending bulanan via aggregator resmi.
  • Ada Tarif Chat Tambahan: Menyapa pelanggan di luar jendela 24 jam dikenakan tarif resmi per chat, yang bisa membuat anggaran operasional membengkak jika sering follow-up.

Kenapa Bisnis Merasa WhatsApp Tidak Cukup?

Seorang perempuan frustasi saat menggunakan ponselnya
Sumber: depositphotos

Lalu, apa sebenarnya alasan WhatsApp sering terasa kurang untuk bisnis? Mungkin Anda mengalami kendala berikut:

  • Keteteran Mengelola Puluhan Chat. Saat bisnis baru mulai, membalas pesan dari satu ponsel masih mudah. Namun, ketika volume obrolan melonjak hingga lebih dari 50 chat per hari, mengetik satu per satu dari HP yang sama menjadi kurang efektif
  • Satu Akun untuk Banyak Admin. WhatsApp standar menyulitkan delegasi chat ke tim CS. Siapa membalas siapa menjadi tidak jelas, kinerja admin tak terpantau, dan historis obrolan berisiko tumpang tindih.
  • Fitur Broadcast Terbatas. Fitur bawaan cukup untuk bisnis kecil, tapi tidak bisa bekerja seperti aplikasi WA blast profesional. Tanpa penjadwalan otomatis, broadcasting manual berisiko membuat nomor bisnis diblokir Meta.
  • Data Pelanggan Tersebar. Chat di WA biasa belum terintegrasi otomatis dengan sistem CRM atau database pelanggan. Akibatnya, tim harus memindahkan data secara manual di beberapa platform.

Nah, rentetan kendala di atas sering membuat pemilik bisnis menganggap WhatsApp kurang bisa diandalkan.

Padahal, masalahnya bisa saja bukan pada WhatsApp, tetapi pada fitur yang tersedia di versi yang mereka gunakan. WA standar tidak dirancang untuk operasional bisnis yang kompleks.

Anda hanya perlu menggunakan versi yang tepat seperti WhatsApp Business atau masuk ke ekosistem WhatsApp Business API (WABA).

Bahkan, untuk kebutuhan integrasi multi-admin, otomatisasi pesan, dan sinkronisasi data, Anda sudah perlu memanfaatkan sistem terintegrasi dengan aplikasi omnichannel terbaik.

WhatsApp Masih Platform Komunikasi Andalan untuk Bisnis Indonesia

Layar laptop menampilkan WhatsApp Web
Sumber: depositphotos

Karena 9 dari 10 orang di Indonesia menggunakan WhatsApp untuk komunikasi, pastinya ada beberapa kelebihan dari platform ini, termasuk untuk kebutuhan bisnis. Apa saja?

1. Pelanggan Sudah Tidak Asing dengan WhatsApp

Membangun sebuah bisnis berarti Anda harus menjemput bola di tempat konsumen Anda berkumpul.

Di Indonesia, WhatsApp bukan lagi sekadar aplikasi, melainkan sebuah kebiasaan. We Are Social mencatat bahwa WhatsApp masih mendominasi sebagai aplikasi yang paling sering digunakan.

Artinya, Anda sudah memiliki potensi calon konsumen yang besar untuk menerima berbagai promosi dan layanan yang akan Anda berikan.

2. Tersedia Versi WhatsApp Business

Di awal, beberapa dari Anda mungkin masih menggunakan WhatsApp biasa yang bercampur dengan penggunaan pribadi.

Namun, ketika ingin fokus dan mendapat fitur bisnis lebih lengkap, beralih ke WhatsApp Business bisa jadi pilihan.

Anda bisa merapikan manajemen pesan, seperti pembuatan profil bisnis resmi, sistem pelabelan konsumen, hingga auto-reply sederhana saat toko sedang tutup.

Untuk UMKM atau pelaku bisnis baru, bisa menggunakan WA bisnis gratis di awal memulai usaha.

3. WhatsApp Business API: Solusi untuk Bisnis yang Siap Naik Level

Ketika bisnis Anda mulai berkembang pesat dan volume interaksi naik drastis, saat itulah keterbatasan versi gratis mulai terasa.

Solusinya tidak harus dengan menggunakan aplikasi chat selain WA.

Anda cukup memanfaatkan sistem yang siap dengan perkembangan bisnis dengan operasional yang lebih efektif seperti WhatsApp Business API.

Sekilas terdengar teknis, padahal ada solusi mudah untuk melakukan transisi tersebut dengan layanan WhatsApp Business API dari Jatis Mobile.

Sebagai provider resmi, Anda bisa menikmati keunggulan pengelolaan WhatsApp lebih mudah untuk bisnis.

Mengelola pesan masuk dari ratusan pelanggan dan mengirim broadcast massal? Atau memantau kinerja CS secara terpusat tanpa perlu takut nomor diblokir? Semua bisa dilakukan.

FAQ Seputar Aplikasi Chat Selain WhatsApp

Ini dia beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyakan tentang aplikasi chat selain WhatsApp

1. Apakah ada aplikasi chat yang lebih baik dari WhatsApp untuk komunikasi pelanggan?

Tergantung konteksnya. Slack atau Microsoft Teams sering dipilih jika fokusnya pada komunikasi internal. Namun, untuk komunikasi dengan pelanggan di Indonesia, WhatsApp masih jadi pilihan.

Selain itu, menggunakan aplikasi chatting selain WhatsApp berpotensi menurunkan response rate. Pelanggan seakan terpaksa menginstal aplikasi baru yang belum tentu mereka pakai.

2. Apa bedanya WhatsApp biasa, WhatsApp Business, dan WhatsApp Business API?

Perbedaan utamanya ada pada kapasitas operasional. WhatsApp biasa cocok untuk obrolan pribadi, sedangkan WhatsApp Business punya fitur untuk mengatur pesan dengan profil bisnis.

Jika bisnis Anda sudah besar dan perlu banyak admin, chatbot, serta integrasi CRM, WhatsApp Business API adalah solusinya.

3. Bisakah WhatsApp digunakan untuk mengirim pesan ke banyak pelanggan sekaligus?

Bisa. Versi gratisan memiliki fitur broadcast, tetapi terbatas. Chat hanya diterima jika pelanggan menyimpan nomor Anda.

Jika kebutuhannya adalah promosi massal yang aman dan terstruktur, menggunakan WhatsApp Business API merupakan rekomendasi terbaik.

Versi API menggunakan template pesan yang disetujui Meta, sehingga lebih aman dari risiko blokir akibat dugaan spam.

4. Apakah WhatsApp Business API cocok untuk bisnis kecil?

Sangat cocok jika volume pesan Anda sudah menyentuh 30–50 chat per hari, dikelola oleh lebih dari satu admin, atau membutuhkan siaran promo berkala.

Layanan ini tak hanya untuk bisnis yang besar. Ada banyak pilihan paket sesuai anggaran UMKM dan kebutuhan bisnis untuk memangkas kerja manual dan meningkatkan retensi pelanggan.

Sudah Tahu Apa Saja Alternatif Whatsapp?

Tak ada salahnya mencari tahu aplikasi chat selain WA. Namun, untuk benar-benar berpindah platform, ada banyak pertimbangan yang harus dilakukan. Terutama, dari sisi operasional bisnis.

Alih-alih menggunakan alternatif WhatsApp untuk bisnis, memanfaatkan platform WA untuk kebutuhan bisnis lebih besar tentunya lebih efisien.

Itulah alasan layanan seperti WhatsApp Business API dari Jatis Mobile hadir. Anda bisa memanfaatkannya untuk mendukung upaya promosi dan menjalankan layanan CS lebih baik.

Tertarik mencobanya dengan menjalankan demo?