Chat conversation communication connection concept_11zon
Home » WhatsApp Tips » Template WhatsApp Ditolak? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya

Template WhatsApp Ditolak? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya

Table of Contents

Ketika template WhatsApp ditolak, pebisnis seringkali merasa frustasi, terlebih jika kampanye sudah disiapkan dengan matang. Namun, penolakan ini bukan tanpa alasan, karena Meta memiliki standar ketat demi kenyamanan user.

Nah, di sini, kami akan membantu Anda memahami penyebabnya. Dengan begitu, Anda bisa memperbaiki template sejak awal dan menghindari penolakan berulang.

Lebih jelasnya, simak artikel ini hingga usai, yuk!

Apa Itu Template Pesan di WhatsApp?

Two message bubbles set_11zon

Template pesan WhatsApp adalah format pesan yang digunakan untuk mengirim notifikasi bisnis kepada pelanggan. Pesan ini biasanya bersifat satu arah dan dikirim di luar jam percakapan aktif.

Adapun template ini diperlukan agar WhatsApp tetap menjadi channel komunikasi yang aman dan relevan. Oleh karena itu, setiap template harus melalui proses review sebelum bisa dikirim ke customer.

Lebih jelasnya, semua template yang Anda buat akan di-review terlebih dahulu oleh Meta. Dengan begitu, customer tidak menerima pesan spam atau konten yang menyesatkan.

Baca Juga: 17 Fitur WhatsApp Terbaru di 2025 yang Wajib Anda Ketahui

7 Penyebab Template WhatsApp Ditolak

Sebelum masuk ke solusi, penting memahami alasan penolakan. Jadi, Anda bisa menghindari kesalahan yang sama saat mengajukan ulang template.

1. Mengandung Kata Promosi Berlebihan

Penggunaan kata seperti “gratis”, “promo besar”, atau “diskon terbatas” sering memicu penolakan. Sebab, Meta menilai kata-kata tersebut berpotensi sebagai spam.

Oleh karena itu, berhati-hatilah saat mengemas kalimat promosi. Anda bisa membujuk customer secara halus tanpa mencantumkan kata promosi yang bombastis secara eksplisit.

2. Tidak Sesuai dengan Kategori Pesan

Pastikan untuk menempatkan template pesan pada kategori yang tepat. Kalau template tidak sesuai dengan kategorinya, maka Meta tidak akan mengizinkan template Anda dikirim kepada customer.

Contohnya, template notifikasi hanya digunakan untuk informasi penting, bukan promosi agresif. Maka, pesan promosi sebaiknya ditempatkan pada kategori marketing yang tepat.

3. Variabel Tidak Jelas atau Berlebihan

Penggunaan terlalu banyak variabel membuat pesan sulit dipahami. Akhirnya, template dianggap tidak konsisten dan ditolak oleh Meta.

4. Ajakan Transaksi Langsung

Pesan yang berisi ajakan langsung untuk membeli produk sering ditolak. Sebab, Meta menghindari tekanan transaksi pada user agar kenyamanan mereka tetap terjaga.

Namun, jika bersifat soft selling, Meta masih akan mengizinkan. Sebab, keputusan pembelian berada di tangan customer tanpa didorong secara berlebihan oleh brand.

5. Melanggar Kebijakan WhatsApp

Ingatlah selalu bahwa WhatsApp sangat menjaga kenyamanan para user. Oleh karena itu, pastikan isi pesan tidak melanggar kebijakan WhatsApp yang berlaku. Beberapa di antaranya terdiri dari:

  • Konten sensitif (politik, diskriminasi, kekerasan, perjudian)
  • Informasi yang menyesatkan atau hoaks
  • Mengandung ancaman dan berpotensi mengganggu kenyamanan user

6. Tata Bahasa Kurang Rapi

Walaupun terlihat sepele, faktor ini bisa membuat template WhatsApp ditolak. Kesalahan ejaan dan struktur kalimat menurunkan kualitas pesan. Sebagai hasilnya, template dinilai tidak profesional dan ditolak oleh Meta.

Baca Juga: Cara Mendapatkan WhatsApp API Resmi – Panduan Lengkap

Cara Mengatasi Template Pesan WhatsApp yang Ditolak

Setelah mengetahui penyebabnya, kini saatnya bagi Anda untuk menyimak solusinya. Dengan begitu, langkah perbaikan menjadi lebih terarah dan meningkatkan peluang persetujuan template.

1. Pahami Kebijakan Meta secara Menyeluruh

Pemahaman ini penting, karena Anda bisa menerapkan kebijakan Meta pada template yang dibuat. Dengan begitu, Anda memastikan bahwa isi template tidak melanggar segala kebijakan yang berlaku. Langkah ini akan meningkatkan kemungkinan template disetujui oleh Meta.

2. Gunakan Bahasa Netral dan Informatif

Fokuslah pada informasi, bukan promosi. Dengan begitu, pesan yang jelas dan tenang (tidak agresif) akan lebih mudah disetujui.

3. Batasi Penggunaan Variabel

Anda tidak perlu menggebu-gebu dalam menggunakan variabel. Gunakanlah seperlunya saja dan pastikan setiap variabel memiliki konteks yang jelas.

4. Pilih Kategori Template yang Tepat

Agar tidak mengalami template WhatsApp ditolak, sesuaikan isi pesan dengan kategori notifikasi atau marketing. Hal ini akan membuat Meta bisa menilai template secara akurat.

5. Periksa Tata Bahasa Sebelum Submit

Lakukanlah proofreading sederhana. Perhatikan ejaan dan struktur kalimat agar pesan terlihat profesional dan mudah dipahami. Ingat, walaupun terlihat minor, tapi kesalahan dalam kalimat dapat berujung pada penolakan template.

6. Gunakan WhatsApp API resmi

Alih-alih WA Business biasa, Anda bisa upgrade ke WhatsApp Business API. Upgrade ini akan membantu proses submit menjadi lebih terstruktur. Selain itu, Anda juga memperoleh panduan sesuai kebijakan terbaru dari Meta.

7. Konsultasi dengan BSP WhatsApp API

Saat upgrade ke WA API, tentu Anda menggunakan jasa BSP WhatsApp API terpercaya seperti Jatis Mobile. Nah, selain teknis upgrade, Jatis Mobile juga akan mendampingi Anda selama proses penyusunan template yang ideal agar tidak ditolak oleh Meta.

Baca Juga: WhatsApp Notification API – Manfaat dan Cara Menggunakannya

Contoh Template Pesan yang Aman (dan Kemungkinan Kecil Ditolak)

Agar Anda semakin paham dan menghindari template WhatsApp ditolak, simak berbagai contoh template WhatsApp API berikut ini:

1. Template Notifikasi Transaksi

template notifikasi transaksi_11zon

Pesan ini berisi konfirmasi pesanan atau status pengiriman. Format ini bersifat umum, jarang ditolak, dan biasanya singkat serta informatif.

2. Template Pengingat Layanan

template service reminder_11zon

Pengingat jadwal atau pembayaran termasuk kategori notifikasi. Nah, Meta menilai pesan ini relevan bagi pengguna, sehingga terhindar dari penolakan.

3. Template Update Akun

template account update_11zon

Informasi perubahan akun atau keamanan seringkali disetujui oleh Meta. Namun, pastikan tidak ada ajakan transaksi di dalamnya.

4. Template Edukasi Singkat

Pesan edukatif non-promosi juga termasuk sebagai template yang aman. Pastikan agar konten selalu relevan dengan layanan yang digunakan oleh customer.

Kesimpulan

Template WhatsApp ditolak bukanlah akhir dari strategi komunikasi bisnis Anda. Penolakan tersebut justru menjadi sinyal untuk memperbaiki kualitas pesan yang Anda kirim kepada seluruh customer.

Adapun penyebabnya terdiri dari berbagai faktor. Mulai dari ajakan promosi berlebihan hingga tata bahasa yang kurang rapi, semuanya diatur ketat oleh Meta.

Namun, berbagai penyebab tersebut bisa dihindari dengan cara yang tidak rumit. Anda bisa melakukan kontrol ketat terhadap isi pesan hingga memastikan penggunaan variabel yang tepat.

Nah, dengan memahami penyebab dan langkah perbaikannya, risiko penolakan bisa ditekan. Terlebih jika Anda memanfaatkan WA Business API dari Jatis Mobile. 

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk beralih ke WhatsApp API resmi dan ciptakan template yang pasti approve!

banner promosi whatsapp api resmi jatis 2

Related Article