1 - Gambar seorang pekerja memperlihatkan chart
Home » Marketing dan Bisnis » 9 Strategi Pemasaran Produk Terbaik untuk Tingkatkan Profit

9 Strategi Pemasaran Produk Terbaik untuk Tingkatkan Profit

Table of Contents

Tahukah Anda sekitar 76% konsumen menghindari sebuah merek karena iklannya dinilai buruk? Angka ini menunjukkan bahwa promosi yang tidak tepat justru bisa menjauhkan calon pelanggan. 

Sayangnya, banyak bisnis masih menjalankan promosi tanpa strategi yang jelas, sehingga pesan tidak relevan dan hasilnya pun minim. Padahal, dengan strategi pemasaran produk yang tepat, Anda bisa membangun ketertarikan, kepercayaan, hingga keputusan beli secara lebih efektif. 

Melalui artikel ini, Anda akan mempelajari pendekatan yang lebih terarah dan aplikatif. Yuk, baca artikel ini sampai tuntas!

9 Strategi Pemasaran Produk Terbaik untuk Bisnis Anda

Setelah memahami pentingnya strategi pemasaran, langkah berikutnya adalah menerapkannya secara konkret dan relevan dengan perilaku konsumen saat ini. Di Indonesia, pola komunikasi yang cepat dan personal membuat strategi pemasaran perlu lebih dekat, responsif, dan berbasis percakapan. 

Berikut adalah strategi pemasaran produk terbaik yang bisa Anda terapkan untuk bisnis Anda:

1. Memulai dari Konsep 4P yang Jelas

2 - Gambar produk yang sedang diteliti

Strategi pemasaran yang kuat selalu berangkat dari fondasi yang jelas. Konsep 4P membantu Anda memahami nilai produk secara menyeluruh, mulai dari apa yang Anda jual, berapa harganya, di mana produk tersedia, hingga bagaimana cara Anda menyampaikannya ke pasar. 

Dengan pemetaan ini, Anda tidak hanya fokus menjual, tetapi juga membangun persepsi yang tepat di benak konsumen. Anda hanya perlu menyesuaikannya dengan tren saat ini.

Dalam konteks digital semakin pesat ini, banyak bisnis mulai menghubungkan strategi promosi dengan WhatsApp marketing karena kanal ini memungkinkan penyampaian pesan yang lebih personal dan langsung ke calon pelanggan. 

Menurut kami, akan sangat bijak bila Anda juga mempertimbangkan kanal satu ini. Selain cenderung lebih murah, WhatsApp juga dipakai oleh 112 juta pengguna pada tahun 2023 di Indonesia. Bayangkan betapa besar peluang untuk mengembangkan bisnis Anda!

2. Melakukan Analisis Pasar Secara Mendalam

3 - Gambar ilustrasi market research

Tanpa mengenal pasar, strategi pemasaran berisiko meleset. Analisis pasar membantu Anda memahami siapa target pelanggan, apa kebutuhannya, dan bagaimana perilaku belinya. Anda bisa mengumpulkan data dari interaksi pelanggan, riwayat pembelian, hingga respons mereka terhadap pesan promosi.

Hasil analisis ini akan memudahkan Anda menyusun pendekatan komunikasi yang lebih tepat, termasuk saat menggunakan WhatsApp Bisnis sebagai kanal utama untuk menjangkau pelanggan dengan pesan yang relevan dan tidak terasa mengganggu.

3. Menentukan Segmentasi dan Persona Pelanggan

4 - Gambar ilustrasi customer

Setiap pelanggan memiliki kebutuhan dan preferensi yang berbeda. Karena itu, segmentasi menjadi langkah penting agar pesan pemasaran tidak bersifat umum. 

Dengan membagi audiens berdasarkan demografi dan gaya hidup, Anda bisa membuat persona pelanggan yang lebih spesifik.

Persona ini akan menjadi acuan saat menyusun konten, penawaran, hingga gaya komunikasi. Strategi ini sangat efektif ketika dikombinasikan dengan manfaat WhatsApp bisnis, seperti fitur label dan pengelompokan chat, sehingga komunikasi bisa disesuaikan dengan karakter masing-masing segmen.

4. Memilih Kanal Pemasaran yang Paling Efektif

Tidak semua kanal pemasaran cocok untuk setiap bisnis. Pemilihan kanal harus disesuaikan dengan kebiasaan target audiens dan tujuan pemasaran Anda. Untuk pasar Indonesia, kanal percakapan sering kali lebih efektif dibandingkan iklan satu arah.

Banyak bisnis memanfaatkan promosi via WhatsApp karena tingkat keterbacaannya tinggi dan memungkinkan interaksi dua arah. Pelanggan bisa langsung bertanya, menawar, atau melakukan pemesanan tanpa berpindah platform.

5. Mengoptimalkan Fitur WhatsApp untuk Penjualan

WhatsApp bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga bisa menjadi etalase digital. Dengan memanfaatkan fitur katalog, Anda dapat membuat toko di WA yang menampilkan produk lengkap dengan foto, harga, dan deskripsi singkat.

Pendekatan ini memudahkan pelanggan melihat penawaran tanpa harus membuka website atau aplikasi lain. Bagi bisnis kecil hingga menengah, strategi ini sangat membantu mempercepat proses keputusan beli.

6. Membangun Kedekatan Lewat Konten Story

5 - Gambar ilustrasi dari story media sosial

Story menjadi media yang efektif untuk membangun kedekatan emosional dengan pelanggan. 

Konten yang ringan, informatif, dan konsisten dapat meningkatkan kepercayaan terhadap brand. Anda bisa membagikan testimoni, promo terbatas, atau aktivitas harian bisnis.

Strategi berjualan di WA story cocok untuk menjaga brand tetap “hadir” di benak pelanggan tanpa harus selalu mengirim pesan langsung yang berisiko dianggap spam.

7. Menggunakan Broadcast dengan Pendekatan Terencana

Broadcast masih menjadi strategi yang efektif jika dilakukan dengan benar. Kunci utamanya adalah relevansi pesan dan konsistensi waktu pengiriman. Pesan yang terlalu umum atau terlalu sering justru bisa menurunkan kepercayaan pelanggan.

Untuk menjaga kualitas komunikasi, Anda bisa menyiapkan template broadcast yang informatif, ringkas, dan memiliki tujuan jelas, seperti promo, pengumuman, atau edukasi singkat.

8. Menyusun Marketing Plan yang Realistis

6 - Gambar dua orang wanita yang sedang menggambarkan chart di papan tulis

Strategi pemasaran yang bagus tetap membutuhkan rencana kerja yang masuk akal agar bisa benar-benar dijalankan. 

Marketing plan berfungsi sebagai panduan operasional yang menjelaskan apa yang dikerjakan, siapa yang bertanggung jawab, kapan aktivitas dilakukan, dan bagaimana cara mengukur keberhasilannya.

Tanpa marketing plan yang realistis, strategi mudah berhenti di atas kertas. Contoh marketing plan yang kurang realistis misalnya menetapkan target penjualan naik dua kali lipat dalam satu bulan, tetapi hanya mengandalkan satu kanal promosi dan dikelola oleh satu orang. 

Atau, merencanakan kampanye besar di banyak platform sekaligus tanpa mempertimbangkan anggaran, kapasitas tim, dan kesiapan sistem pendukung. Rencana seperti ini sering berujung pada eksekusi yang setengah-setengah dan hasil yang tidak optimal.

Parameter “realistis” dalam marketing plan bisa dilihat dari beberapa aspek. 

  1. Pertama, anggaran, apakah sejalan dengan target yang ingin dicapai. 
  2. Kedua, sumber daya manusia, termasuk jumlah tim dan keahlian yang dimiliki. 
  3. Ketiga, waktu, apakah timeline kampanye cukup untuk membangun awareness hingga mendorong konversi. 
  4. Keempat, kanal pemasaran, apakah sesuai dengan perilaku target audiens. 
  5. Kelima, indikator kinerja, seperti leads, engagement, atau penjualan, yang bisa diukur secara jelas.

Jika bisnis Anda sudah mulai berkembang dan volume aktivitas pemasaran semakin tinggi, sebaiknya mulai membentuk tim marketing sendiri. Tim internal akan lebih fokus, konsisten, dan memahami karakter brand dibandingkan jika semua dikerjakan secara ad hoc. 

9. Mengevaluasi dan Mengoptimalkan Strategi Secara Berkala

Pemasaran bukan proses sekali jalan. Anda perlu mengevaluasi hasil dari setiap strategi yang dijalankan, mulai dari respons pelanggan hingga dampaknya terhadap penjualan.

Pemantauan ini akan membantu Anda menyesuaikan pendekatan, memperbaiki pesan, dan memilih strategi yang paling efektif untuk pertumbuhan bisnis jangka panjang, termasuk optimalisasi penggunaan WhatsApp Business sebagai kanal utama komunikasi.

Dengan menerapkan strategi-strategi di atas secara konsisten dan terukur, pemasaran produk Anda tidak lagi bersifat spekulatif, melainkan berbasis data, kebutuhan pelanggan, dan komunikasi yang relevan.

Buat Strategi Pemasaran Produk Anda Makin Efektif dengan WhatsApp Business API!

Supaya strategi pemasaran produk benar-benar terasa dampaknya, promosi di WhatsApp perlu dilakukan dengan cara yang lebih rapi dan terencana. Saat jumlah pelanggan makin banyak, mengelola pesan satu per satu tentu tidak lagi efektif. 

Di kondisi ini, WhatsApp API resmi membantu bisnis tetap bisa berkomunikasi secara personal, tetapi dengan sistem yang jauh lebih terstruktur dan mudah dikelola.

Melalui WhatsApp Business API, pesan promosi, reminder, dan informasi penting bisa dikirim tepat waktu sesuai kebutuhan pelanggan. Agar prosesnya aman dan sesuai aturan, pastikan Anda memilih BSP WhatsApp API terpercaya

Di Indonesia, Jatis Mobile siap membantu bisnis memaksimalkan WhatsApp sebagai kanal pemasaran yang lebih efektif dan profesional.

Kesimpulan

Pada akhirnya, berbagai strategi pemasaran produk di atas hanya akan berjalan optimal jika Anda memiliki partner yang tepat untuk berdiskusi, merancang, dan mengeksekusinya sesuai kebutuhan bisnis. 

Strategi yang baik membutuhkan sudut pandang profesional dan pemahaman teknis agar tidak salah arah. Di sinilah Jatis Mobile siap mendengarkan kebutuhan bisnis Anda dan membantu merumuskan solusi komunikasi yang paling relevan.

Hubungi kami dan mulai bangun strategi pemasaran yang lebih efektif bersama partner yang tepat.

banner promosi whatsapp api resmi jatis 2
Related Article