Inilah Cara Mendapatkan Kode OTP, Mana yang Lebih Baik?

Pasti Anda sering menemukan permintaan kode OTP ketika ingin mengakses akun di sebuah aplikasi. Anda harus mendapatkan kode OTP terlebih dahulu agar proses verifikasi akunnya tidak mengalami kegagalan. Kabar bagusnya, Anda bisa memilih cara mendapatkan kode OTP sesuai dengan platform yang sering digunakan.

 

One Time Password alias OTP merupakan deretan angka yang berguna sebagai kode verifikasi. Kode OTP terdiri dari 4 sampai 6 kombinasi angka yang harus dimasukkan sesegera mungkin sebelum kedaluwarsa. Anda pun tidak boleh membagikan kode OTP ini kepada orang lain karena berpotensi terjadi penyalahgunaan akun.

 

Lantas, bagaimana cara mendapatkan kode OTP yang aman agar tidak mudah diketahui oleh orang yang tidak bertanggung jawab? Simak artikel ini untuk mengetahui jawabannya!

 

Kapan Anda Bisa Meminta Kode OTP?

 

Permintaan kode OTP tidak bisa dilakukan setiap saat. Ada beberapa kondisi yang bisa memungkinkan Anda untuk meminta kode OTP kepada sistem aplikasi, yaitu:

 

  1. Melakukan registrasi atau konfirmasi log in  akun pada aplikasi.
  2. Mengubah kredensial log in  suatu akun, seperti e-mail, password, atau nomor telepon.
  3. Melakukan transaksi secara online di aplikasi perbankan, e-commerce, atau aplikasi lainnya yang melibatkan kegiatan keuangan.

 

Kode OTP dikirimkan langsung dari sistem aplikasi ke alamat e-mail atau nomor telepon Anda. Kode ini bersifat rahasia dan hanya Anda yang berhak untuk mengetahuinya. Perwakilan atau karyawan dari perusahaan penyedia aplikasi tersebut tidak memiliki hak untuk mengetahui kode yang dikirimkan kepada Anda.

 

Baca Juga: 8 Manfaat E-mail Marketing dalam Bisnis Online

 

Cara Mendapatkan Kode OTP untuk Login ke Aplikasi

 

Ada lima cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan kode OTP untuk log in  ke aplikasi yang ingin Anda gunakan. Berikut penjelasan lengkapnya.

 

1. Melalui SMS

 

Cara inilah yang paling banyak digunakan di Indonesia. Penyedia layanan aplikasi mengirimkan kode OTP langsung ke nomor telepon yang diinput oleh pengguna. Pengguna hanya perlu mengirimkan permintaan kode OTP di aplikasi dan mereka akan langsung menerimanya dalam hitungan detik atau menit. Penyedia layanan aplikasi juga memberikan pesan peringatan agar tidak menyebarkan kode OTP kepada orang lain.

 

Penyedia layanan aplikasi biasanya menggunakan software SMS blast untuk memudahkan pekerjaan ini. Mereka bisa mengirimkan kode OTP unik kepada pengguna yang berbeda dalam waktu bersamaan. Software SMS blast juga lebih aman untuk mengirimkan kode OTP karena Anda bisa mendaftarkan sender ID sehingga pelanggan langsung percaya dengan pesan yang dikirimkan.

 

2. Melalui WhatsApp

 

Pengiriman kode OTP melalui WhatsApp sebenarnya hampir mirip seperti SMS. WhatsApp juga menjadi cara alternatif yang sering digunakan karena pengguna aplikasi ini di Indonesia cukup banyak. Sistem keamanan WhatsApp juga lebih terjamin karena pesannya lebih terenkripsi. Selain itu, hanya bisnis yang memiliki official account dan centang hijau di WhatsApp yang bisa mengirimkan kode OTP agar lebih aman.

 

3. Melalui E-mail

 

Pengiriman kode OTP melalui e-mail juga cukup populer di Indonesia meskipun tidak sebanyak SMS atau WhatsApp. Hanya saja, opsi ini tersedia sebagai alternatif apabila pengguna tidak bisa menerima kode OTP melalui WhatsApp atau SMS. E-mail juga lebih menguntungkan karena Anda tidak harus mengeluarkan biaya yang cukup besar. Anda pun bisa menghemat anggaran pemasaran dengan menggunakan cara ini.

 

4. Melalui Panggilan Telepon

 

Cara ini masih jarang digunakan di Indonesia. Pada metode ini, pengguna akan menerima panggilan telepon dari nomor atau sender ID perusahaan. Pengguna harus mencatat kode OTP yang disampaikan agar tidak mudah lupa. Kode OTP yang diberikan kemudian dimasukkan ke dalam sistem aplikasi untuk menyelesaikan proses verifikasi akun.

 

5. Melalui Flash Call

 

Metode flash call masih jarang digunakan untuk mengirimkan kode OTP, tetapi lebih praktis daripada melalui panggilan telepon. Pengguna tidak perlu mengangkat panggilan telepon yang masuk, melainkan hanya melihat nomor yang muncul di layar HP. Dari nomor HP tersebut, pengguna harus mencatat 4 sampai 6 nomor belakangnya sebagai kode OTP yang digunakan untuk mengakses akun.

 

Baca Juga: Apa Itu OTP dan Bedanya dengan PIN?

 

Kekurangan Kode OTP sebagai Proses Autentikasi

 

Kode OTP memang mempunyai kelebihan karena sifatnya aman dan hanya digunakan sekali. Di balik kelebihan tersebut, ada juga kekurangan kode OTP jika digunakan sebagai bagian dari proses autentikasi. Apa saja kekurangannya?

 

1. Berakhir di E-mail Spam

 

Kekurangan ini sering terjadi kalau Anda sebagai penyedia layanan aplikasi menggunakan e-mail untuk mengirim kode OTP. E-mail-nya bisa saja terlambat sampai ke kotak masuk tujuan sehingga kode OTP yang digunakan sudah kedaluwarsa. Kemungkinan terburuknya, e-mail Anda bisa dikategorikan sebagai spam oleh sistem layanannya. Tidak banyak perusahaan yang menggunakan e-mail untuk mengirimkan kode OTP karena risiko ini.

 

2. Meminta Informasi Nomor Telepon

 

Informasi berupa nomor telepon pasti dibutuhkan ketika meminta kode OTP. Cara ini cukup berisiko apabila nomor telepon yang digunakan terhubung dengan akun mobile banking atau e-commerce. Orang yang tak bertanggung jawab bisa menyalahgunakan data tersebut dan menggunakan informasi nomor telepon dan kode OTP untuk melakukan kejahatan. Selain itu, nomor telepon yang terdaftar bisa pula dimanfaatkan untuk mengirimkan pesan spam.

 

3. Pesan Tidak Terenkripsi

 

Masalah inilah yang menjadi perhatian terbesar ketika mengirimkan kode OTP. Pesan berisi kode OTP yang tidak terenkripsi justru lebih berbahaya karena bisa diretas dan dilihat oleh pihak luar. Akibatnya, terjadi penyalahgunaan data yang berujung pada tindakan kejahatan siber, seperti pencurian uang, pemakaian limit kredit yang berlebihan, dan sebagainya.

 

Kabar bagusnya, Anda masih bisa mengatasi masalah ini dengan beralih menggunakan WhatsApp Business Platform. WhatsApp menjamin keamanan pesan yang terkirim karena menggunakan metode end-to-end encryption sehingga pesannya tidak mudah dibaca oleh pihak mana pun. Aplikasi ini lebih lengkap daripada WhatsApp Business biasa karena ada fitur centang hijau yang menandakan legalitas bisnis Anda.


WhatsApp Business Platform juga bermanfaat sebagai sarana komunikasi yang interaktif dengan pelanggan. Mereka bisa mendapatkan informasi dengan lebih mudah dan cepat melalui fitur chatbot ini. Hubungi kami sekarang juga untuk mencoba versi demo WhatsApp Business Platform! Gunakan layanan dari Jatis Mobile ini sebagai cara mendapatkan kode OTP yang paling baik, mudah, dan aman kepada pelanggan Anda!

jatis mobile logo

Jatis Mobile adalah perusahaan yang menyediakan solusi berbasis teknologi yang berfokus pada solusi komunikasi dan distribusi digital. Dalam 18 tahun perjalanan di industri, Jatis Mobile telah membantu lebih dari 500 perusahaan meningkatkan bisnis mereka.