Apa itu Manajemen Bisnis?

Dalam dunia bisnis, Anda pasti mengenal istilah manajemen. Istilah manajemen sebenarnya sangat universal dan tidak hanya terpaut pada dunia bisnis saja. Namun, istilah manajemen sering kali dikaitkan dengan bisnis, sehingga sering dikenal dengan manajemen bisnis. Apakah Anda tahu apa itu manajemen bisnis?

 

Manajemen bisnis merupakan cabang dari manajemen yang pada umumnya bersifat sama pada segala bidang. Manajemen bisnis sebenarnya tidak jauh berbeda dengan strategi manajemen lainnya. Namun, manajemen bisnis dianggap sebagai fundamental karena berisi aset penting suatu perusahaan yang mana tidak bisa dilakukan secara sembarangan. 

 

Berbicara mengenai manajemen bisnis yang tidak boleh dianggap sembarangan, bahkan di dalam materi perkuliahan di Indonesia maupun di luar negeri pun juga mengkhususkan pendalaman mengenai manajemen bisnis dalam bentuk program studi atau bahkan jurusan yang masih berkaitan dengan ekonomi. Namun, jika Anda ingin mengetahui apa itu manajemen bisnis. Anda tidak perlu menunggu selama empat tahun untuk memahami manajemen bisnis. 

 

Melalui artikel ini, Jatis Mobile akan memberikan informasi-informasi penting yang perlu Anda ketahui mengenai manajemen bisnis, dari apa itu manajemen bisnis hingga tips yang bisa diterapkan. Simak artikel ini hingga akhir agar Anda tidak melewatkan informasinya!

 

Apa itu Manajemen Bisnis?

 

Manajemen bisnis adalah bagian dari strategi manajemen yang diterapkan secara khusus untuk dunia bisnis. Tidak jauh berbeda dengan manajemen pada umumnya, istilah manajemen bisnis merujuk kepada suatu koordinasi dan administrasi yang secara langsung berhubungan dengan bisnis suatu perusahaan. 

 

Manajemen bisnis juga memiliki empat fungsi yang sama seperti manajemen pada umumnya yaitu pengorganisasian, pengarahan, kepegawaian, dan pengontrolan organisasi. Keempat fungsi ini bertujuan untuk menemukan prinsip keberadaan suatu perusahaan yang nantinya akan menentukan keberhasilan bisnis yang dimiliki perusahaan tersebut.

 

Terkadang, istilah manajemen bisnis dan administrasi bisnis saling menggantikan di dalam penggunaannya. Namun, sebenarnya keduanya merupakan hal yang berbeda, meskipun tujuan utamanya untuk memastikan kelancaran kegiatan suatu bisnis untuk mencapai target tertentu yang diinginkan. 

 

Administrasi bisnis lebih bersifat teknis di dalam pelaksanaannya, seperti masalah keuangan, penjualan dan pemasaran bisnis. Maka dari itu, sering kali untuk menentukan suatu individu sebagai administrator bisnis harus memiliki kualifikasi tertentu untuk sektor di dalam administrasi.

 

Berbeda dengan manajemen bisnis yang fokus utamanya bersifat keorganisasian. Manajemen bisnis akan lebih mengurus hal-hal yang menyangkut pengelolaan sumber daya organisasi, atau dalam konteks ini suatu perusahaan. Strategi manajemen bisnis lebih mengarah kepada bagaimana kumpulan individu di dalam suatu perusahaan yang mengelola suatu bisnis ini dapat bekerja secara baik antar satu sama lain.

 

Baca Juga: 5 Keuntungan Iklan Online Untuk Bisnis

 

4 Tips Manajemen dalam Bisnis

 

Dalam penerapannya, manajemen bisnis biasanya dilakukan oleh seorang manajer bisnis yang akan menyusun suatu strategi di dalam perusahaan. Namun, tidak hanya seorang manajer bisnis saja yang harus paham dengan langkah atau strategi ini. Baik dari pemilik bisnis hingga pegawai juga harus memahami strategi manajemen bisnis agar dapat melangkah ke arah yang sama. 



1. Bersifat Komunikatif

 

Tips pertama, jika Anda merupakan pemilik perusahaan, jadilah individu yang komunikatif. Baik Anda atau nantinya ada manajer bisnis yang dipekerjakan, keduanya haruslah bersifat komunikatif. Sesuai dengan fungsi dari manajemen bisnis yang pada dasarnya harus menyatukan setiap individu di dalam perusahaan untuk ke arah yang sama, seorang pemilik bisnis atau manajer bisnis harus mampu berkomunikasi yang bersifat persuasif dalam memotivasi karyawannya. 

 

2. Menetapkan Tujuan Bisnis yang Jelas

 

Sebagai pemilik perusahaan yang menjalankan bisnis, menentukan tujuan bisnis secara jelas memberikan motivasi tersendiri kepada pekerja dan bahkan klien. Secara tidak langsung, hal ini termasuk ke dalam pendekatan persuasif meskipun tanpa harus berkomunikasi dua arah. 

 

Bagi klien, tujuan bisnis harus dapat dideskripsikan sejelas mungkin. Karena klien yang bukan dari bidang yang sama atau dapat dikatakan awam akan sulit memahami jika Anda tidak menjelaskan sebaik mungkin. Baik itu tujuan, produk, atau jasa yang ditawarkan. 

 

3. Membagi dan Mengevaluasi dengan Baik

 

Baik Anda sebagai pemilik perusahaan atau manajer bisnis yang dipekerjakan, individu ini harus mampu untuk membagi pekerjaan secara merata dan mengevaluasi setiap pembagian dan pekerjaannya dengan baik. Pembagian yang merata ini berfungsi untuk menyelaraskan segala pekerjaan yang diberikan ke setiap divisi yang berbeda, agar dapat berjalan dengan langkah yang sama. Tidak ada yang mendahului atau tertinggal. Dengan demikian, produktivitas perusahaan akan meningkat secara keseluruhan. 

 

Baca Juga: 3 Contoh Email Marketing Untuk Bisnis yang Menarik

 

4. Menentukan Keputusan Berdasarkan Kebaikan Seluruh Pihak

 

Penentuan keputusan tidak serta merta hanya karena keinginan perusahaan untuk mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya. Penentuan keputusan dengan keuntungan yang sebanyak-banyaknya sebenarnya tidak salah, namun harus diimbangi dengan analisis yang baik. Analisis yang baik ini harus dilihat dari segala pihak, baik internal maupun eksternal. 

 

Pihak internal yang dimaksud adalah pekerja dan seluruh pejabat perusahaan. Pihak internal ini adalah pihak yang sangat menunjang kegiatan operasional perusahaan. Apabila pihak internal perusahaan tidak merasa sejahtera, maka target perusahaan tidak akan tercapai. Segala pengerjaan di setiap divisi akan terhambat sehingga tidak dapat memuaskan klien. 

 

Selain itu, Anda juga harus memperhatikan pihak eksternal, seperti investor perusahaan Anda. Keputusan di antara perusahaan dan investor yang tidak adil juga akan menjauhkan Anda dari pihak-pihak yang ingin bekerja sama dengan perusahaan Anda. 

 

Berbicara mengenai penentuan keputusan, sebagai pemilik perusahaan atau seorang manajer bisnis juga harus menentukan langkah ke depan bagi perusahaan yang sesuai dengan perkembangan zaman. Salah satunya dalam berurusan dengan digital marketing.

 

Pemasaran secara digital ini akan membantu untuk mengembangkan perusahaan menjadi lebih mudah dikenal dan memudahkan klien untuk menemukan perusahaan. Salah satunya seperti membuat toko digital, pengiklanan secara online, atau membuat situs web khusus perusahaan. 

 

Anda dapat menunjang perusahaan dengan pemasaran digital bersama Jatis Mobile. Jatis Mobile menawarkan beberapa produk seperti BerandaToko, Apps Development, Mobile Advertising, SMS Broadcast, Aplikasi Blast WhatsApp, dan Artificial Intelligence yang dapat membantu pemasaran perusahaan Anda. Hubungi kami di sini untuk info lebih lanjut!