Featured image untuk artikel Apa Itu CPaaS
Home » Blog » Apa itu CPaaS? Ini Dia Manfaatnya untuk Bisnis dan Contohnya

Apa itu CPaaS? Ini Dia Manfaatnya untuk Bisnis dan Contohnya

Table of Contents

Bagikan:

Notifikasi order terlambat, follow up belum terkirim atau pelanggan mendapat informasi berbeda?CPaaS adalah teknologi yang bisa menjadi opsi untuk mengatasi kendala bisnis ini.

Communications Platform as a Service membantu menghubungkan sistem bisnis dengan channel komunikasi pelanggan, terutama bagi yang belum siap membangun infrastruktur sendiri.

Ingin tahu bagaimana CPaaS bekerja, manfaatnya bagi bisnis, dan contoh CPaaS yang bisa Anda terapkan? Mari simak selengkapnya!

Apa Itu CPaaS?

CPaaS adalah singkatan dari Communication Platform as a Service. Platform komunikasi berbasis cloud ini membantu perusahaan menambahkan kanal seperti SMS atau WhatsApp ke dalam sistem bisnis tanpa membangun infrastruktur komunikasi sendiri.

CPaaS dapat dibayangkan sebagai kumpulan kotak Lego yang siap dibangun. Setiap komponen mewakili fungsi tertentu yang dapat dipilih sesuai kebutuhan perusahaan. API dan SDK berperan sebagai penghubung agar komponen dapat ditambahkan ke sistem bisnis.

Tumpukan blok Lego
Sumber: depositphotos

Misalnya, perusahaan dapat menambahkan fitur SMS verifikasi ke dalam aplikasinya. Jika kebutuhan komunikasi berkembang, perusahaan dapat menambahkan komponen lain yang tersedia dari provider CPaaS.

Pendekatan ini lebih praktis daripada membangun sistem komunikasi dari awal, membeli infrastruktur sendiri, atau mengelola integrasi dengan banyak operator seluler.

Namun, kemampuan CPaaS bergantung pada provider. Tidak semua provider menyediakan kanal, fitur, cakupan wilayah, atau integrasi yang sama.

Inilah yang membuat CPaaS adalah pendekatan komunikasi bisnis yang berbeda dari yang lain:

  • SaaS (Software as a Service) — menyediakan aplikasi siap pakai seperti WhatsApp Business atau Zoom tanpa menanamkan ke dalam aplikasi bisnis.
  • UCaaS (Unified Communications as a Service) —lebih berfokus pada komunikasi dan kolaborasi internal antar karyawan seperti Slack, bukan berinteraksi dengan audiens eksternal.
  • Software Contact-Center — biasanya sudah berbentuk dasbor jadi untuk agen customer service
  • Layanan Messaging Satu Channel — berfokus pada pengiriman melalui SMS

Apa yang Bisa CPaaS Selesaikan?

Berikut beberapa masalah yang biasanya jadi alasan bisnis melirik CPaaS:

1. Kanal Terpisah, Pengalaman Pelanggan Terputus

Buyer frustrasi karena kesalahan pengiriman produk
Sumber: depositphotos

Bisnis sering melayani pelanggan lewat WhatsApp, email, atau SMS. Namun, tiap percakapan kerap tidak saling terhubung.

Misalnya, pelanggan bertanya soal status pesanan di email, lalu mengkonfirmasi lewat WhatsApp keesokan harinya. Tanpa integrasi antar channel, tim CS bisa kehilangan konteks untuk menjawab.

Inilah yang membedakan antara multichannel dan omnichannel dalam komunikasi bisnis:

AspekMultichannelOmnichannel
ChannelBerjalan sendiri-sendiriSaling terhubung
Data CustomerTersimpan secara terpisahDapat digunakan lintas channel
Histori PercakapanTidak otomatis terbawa saat pindah channelHistori bisa diteruskan ke channel lain
Pengalaman CustomerPelanggan mungkin perlu mengulang informasiPercakapan dapat dilanjutkan dari konteks sebelumnya

Nah, CPaaS membantu menghubungkan berbagai kanal komunikasi ke sistem bisnis lewat API. Sistem ini meneruskan data pelanggan dan riwayat interaksi ke alur komunikasi berikutnya.

2. Proses Manual, Respons Terlambat

Saat transaksi dan jumlah pelanggan bertambah, tim tidak dapat memeriksa setiap aktivitas secara manual hanya untuk mengirim notifikasi.

CPaaS memungkinkan sistem bisnis memicu pesan otomatis berdasarkan aktivitas, seperti pengiriman OTP SMS saat transaksi berhasil, notifikasi WhatsApp untuk status pesanan, dan pengingat pembayaran saat tagihan hampir jatuh tempo.

Alurnya seperti ini:

  • sistem mendeteksi aktivitas di sistem
  • setting/template menentukan pesan & kanal yang digunakan
  • API mengirim via CPaaS
  • webhook mengirim status pengiriman
  • metode fallback menangani kegagalan pengiriman
  • respons di luar alur dialihkan ke manusia (handoff)

3. Pesan Penting Gagal Sampai ke Pelanggan

Pesan bisa gagal terkirim bisa karena nomor tidak aktif atau pengguna tidak ada di channel tertentu.

Selain itu, gangguan jaringan, kebijakan kanal, serta kesalahan template juga bisa menyebabkan kegagalan. Risiko ini semakin besar kalau bisnis hanya mengandalkan satu jalur komunikasi.

CPaaS membantu bisnis mengatur alur pengiriman lewat kanal utama dan cadangan. Contohnya, sistem dapat mengirim ulang atau mengalihkan notifikasi penting ke SMS jika kanal utama gagal.

Yang penting, Anda bisa menentukan channel mana yang dipilih seperti saat membandingkan SMS dan WhatsApp marketing sesuai kebutuhan bisnis dan pelanggan.

Terlepas dari mana yang dipilih, pemilihan channel, baik sebagai utama maupun fallback, sebaiknya tetap mempertimbangkan beberapa faktor berikut:

FaktorPenjelasan
UrgensiSeberapa cepat pesan bisa diterima audiens.
JangkauanSeberapa banyak pengguna menggunakan channel
FormatJenis konten yang didukung di setiap channel.
ConsentBatasan pengiriman berdasarkan izin (consent), kebijakan platform, dan regulasi anti-spam.
BiayaStruktur harga pengiriman pesan
Kemampuan Menerima ResponsDukungan komunikasi hanya satu arah atau dua arah

4. Kebutuhan Bertambah, Infrastruktur Tertinggal

Staf CS frustrasi karena banyaknya keluhan dari pelanggan
Sumber: depositphotos

Kebutuhan komunikasi bisnis dapat berkembang seiring bertambahnya pelanggan, meningkatnya volume pesan, munculnya periode promo, atau kebutuhan untuk menggunakan kanal baru.

CPaaS membantu mengurangi beban membangun koneksi ke setiap channel. Namun, tim IT tetap harus menghubungkan sistem ke API, menguji pengiriman, dan menyinkronkan data pelanggan.

Namun, CPaaS tidak menghapus seluruh kebutuhan operasional. Bisnis tetap perlu mengatur:

  • Governance: Menentukan wewenang penambahan channel atau mengubah alur.
  • Monitoring: Memantau volume, status, dan kegagalan kirim.
  • Keamanan akses: Melindungi API key dan membatasi akses data pelanggan.
  • Biaya: Memahami fluktuasi biaya berdasarkan volume dan kanal.
  • Support: Memastikan ketersediaan dukungan teknis saat kendala.
  • Rencana kegagalan: Menentukan tindakan saat kanal atau provider terganggu.

Bagaimana CPaaS Bekerja?

Berikut adalah tahapan operasional pengiriman melalui CPaaS:

  • Pengiriman Permintaan (API): Aplikasi bisnis mentransmisikan instruksi dan data (nomor tujuan, konten, kanal) kepada platform CPaaS.
  • Validasi Data: CPaaS memverifikasi kelengkapan data dan menyaring nomor tujuan yang masuk dalam daftar blokir guna mematuhi regulasi privasi.
  • Optimalisasi Rute: Platform menentukan jalur pengiriman optimal dan meneruskan pesan ke jaringan tujuan (operator seluler atau server aplikasi).
  • Penyampaian Pesan: Pelanggan menerima pesan atau panggilan. Komunikasi dua arah dimungkinkan bergantung pada dukungan kanal.
  • Pelaporan Status: Melalui webhook atau callback API, CPaaS melaporkan status pengiriman kembali ke sistem bisnis untuk pemantauan terpusat.

Apabila terjadi kegagalan, implementasi tertentu dapat menjalankan prosedur penanganan, yakni percobaan ulang (retry), pengalihan kanal (fallback), atau eskalasi kepada tim teknis.

CPaaS dalam Proses Bisnis Nyata

Konsep CPaaS mungkin masih terasa abstrak tanpa contoh nyata. Berikut beberapa contoh CPaaS yang biasa dijumpai di berbagai bisnis.

1. OTP dan Verifikasi

Contoh pesan OTP di WA

Saat pelanggan login, mendaftar, atau reset kata sandi, bisnis harus memverifikasi identitas mereka dalam hitungan detik.

CPaaS mengirimkan OTP melalui kanal yang sesuai:

  • WhatsApp OTP: Mendukung tombol verifikasi, tetapi membutuhkan aplikasi dan koneksi internet.
  • SMS OTP: Tidak membutuhkan aplikasi khusus dan tetap dapat diterima saat koneksi data lemah.
  • Missed Call OTP: Memvalidasi nomor melalui panggilan tak terjawab tanpa mengirimkan kode.

Pemilihan kanal harus disesuaikan dengan urgensi dan risiko bisnis. WhatsApp rentan jika perangkat diretas, sedangkan SMS berisiko terkena SIM swap.

2. Notifikasi Transaksi

Setelah pembayaran, bisnis harus segera mengirimkan konfirmasi, e-receipt, atau informasi pesanan tanpa menunggu proses manual.

CPaaS mengintegrasikan sistem transaksi dan komunikasi untuk otomatisasi pengiriman pesan saat status pembayaran atau pesanan berubah seperti dilakukan oleh Apotek Kimia Farma.

Mereka menggunakan WhatsApp untuk mengirim e-receipt dengan layanan Jatis Mobile sehingga keberhasilan pengiriman mencapai lebih dari 90%.

3. Customer Service

Tiga staf customer support sedang melayani keluhan pelanggan
Sumber: depositphotos

CPaaS juga mendukung chatbot dan menu interaktif berbasis workflow untuk mengalihkan isu kompleks kepada agen manusia.

Ini penting saat jumlah pertanyaan pelanggan meningkat, tim customer service perlu menjawab pertanyaan rutin tanpa mengabaikan kasus yang membutuhkan penanganan khusus.

Perlu inspirasi penggunaannya? LISA, chatbot WhatsApp Bank Indonesia yang dikembangkan bersama Jatis, menyelesaikan 10,7% tiket tanpa eskalasi serta mencapai tingkat kepuasan 67,24%.

4. Pesan Promosi

Saat bisnis memiliki promo atau voucher baru, tidak semua pelanggan perlu menerima pesan yang sama. Pesan perlu dikirim kepada segmen yang sesuai melalui kanal yang relevan.

CPaaS membantu mengirim pesan berdasarkan data dan aktivitas pelanggan. SMS, misalnya, dapat menjangkau nomor pelanggan tanpa aplikasi atau akun khusus.

Namun, jangkauan luas tidak berarti semua database menerima pesan sama. Pengiriman promosi wajib mempertimbangkan segmentasi, consent, frekuensi, dan opsi berhenti berlangganan.

Kapan CPaaS Layak Dipilih?

Tim marketing sedang mengevaluasi performa bisnis
Sumber: depositphotos

Jika beberapa hal berikut ini yang sedang terjadi atau akan Anda terapkan, maka Anda membutuhkan CPaaS:

  • Bisnis Memerlukan Komunikasi Otomatis — Volume transaksi atau verifikasi meningkat, sehingga e-receipt, OTP, dan pesan lainnya perlu dikirim berdasarkan aktivitas dalam sistem.
  • Anda Mengelola Beberapa Channel — SMS, WhatsApp, atau voice perlu dihubungkan dengan sistem bisnis melalui API agar trigger dan alur pengiriman dapat diatur dari satu sistem.
  • Anda Membutuhkan Monitoring Pengiriman — Tim perlu memantau status pesan, menerima laporan kegagalan, dan menindaklanjuti hasil pengiriman melalui webhook atau laporan real-time.
  • Sistem dan Tim Anda Sudah Siap — Data pelanggan, keamanan akses, consent, dan pembagian tugas operasional telah disiapkan untuk mendukung integrasi API.
  • Biaya Implementasi Sudah Diperhitungkan — Bisnis telah memperhitungkan harga per pesan, integrasi, pengembangan, pemeliharaan, support, dan infrastruktur pendukung.
  • Kebutuhan Komunikasi Anda Sudah Berkembang — Volume pengiriman meningkat, channel bertambah, atau kebutuhan integrasi melampaui kemampuan layanan satu channel. Untuk kebutuhan sederhana dengan volume rendah, layanan siap pakai mungkin sudah mencukupi.
  • Anda Sudah Membandingkan Pilihan yang Tersedia — Sistem mandiri, layanan satu channel, dan CPaaS dibandingkan berdasarkan volume pesan, jumlah channel, kebutuhan integrasi, keamanan, kapasitas tim, dan total biaya.

Bagaimana Jatis Mobile Membantu Implementasi?

Halaman beranda website Jatis Mobile

Kebutuhan CPaaS umumnya berasal dari masalah berbeda. Bisnis yang perlu OTP tidak selalu butuh solusi yang sama dengan bisnis yang mengelola percakapan pelanggan atau multi-channel.

Jatis Mobile dapat membantu sesuai kebutuhan tersebut:

  • Perlu mengirim OTP atau notifikasi otomatis? WhatsApp Business API dapat digunakan untuk OTP, pembaruan pesanan, e-receipt, dan pesan pelanggan lainnya. SMS Broadcast dapat menjadi pilihan ketika pesan perlu dikirim langsung ke nomor pelanggan.
  • Tim kewalahan menangani pertanyaan berulang? ngobrol.ai dapat membantu mengotomatiskan percakapan melalui chatbot berbasis AI. Pertanyaan yang tidak dapat dijawab otomatis dapat diteruskan kepada agen.
  • Pesan dan percakapan tersebar di beberapa channel? Coster mendukung messaging blast, pengelolaan omnichannel, dan customer ticketing agar tim dapat menangani komunikasi pelanggan dalam alur yang lebih terorganisir.

Solusi yang digunakan bergantung pada sistem, channel, volume pesan, dan proses layanan yang berjalan. Jatis Mobile membantu memetakan kebutuhan sebelum menentukan kombinasi solusi dan alur integrasi.

FAQ Seputar Apa Itu CPaaS

Ini dia beberapa pertanyaan tentang CPaaS dan cara pemanfaatannya:

Apa perbedaan CPaaS dan UCaaS?

Perbedaan utamanya ada pada target komunikasi. CPaaS menghubungkan sistem bisnis dengan pelanggan via API. UCaaS dipakai untuk komunikasi internal karyawan melalui aplikasi siap pakai.

Apakah CPaaS sama dengan omnichannel?

Tidak sama. CPaaS menyediakan infrastruktur komunikasi lewat API. Omnichannel perlu penyatuan data, identitas, konteks, routing, dan workflow. CPaaS bisa menjadi fondasi, tetapi belum otomatis omnichannel.

Apakah CPaaS hanya untuk perusahaan besar?

Tidak. Penggunaannya bergantung kompleksitas use case, volume pesan, integrasi, sumber daya, dan biaya.

Bisnis kecil dengan volume tinggi atau kebutuhan multichannel justru bisa lebih membutuhkan CPaaS dibanding perusahaan besar dengan kebutuhan sederhana.

Apakah CPaaS memerlukan tim developer?

Tiap implementasi bisa berbeda. Integrasi API langsung umumnya perlu tim developer. Namun, beberapa provider menyediakan tools low-code atau no-code untuk mengurangi kebutuhan tersebut.

Bagaimana memilih provider CPaaS?

Evaluasi cakupan kanal, integrasi, keamanan, regulasi, biaya, dukungan, SLA, kepemilikan data, dan exit plan. Verifikasi klaim performa vendor, seperti uptime atau delivery rate, sebelum menentukan pilihan.

Maksimalkan CPaaS untuk Kebutuhan Komunikasi Pelanggan

CPaaS adalah platform yang dibutuhkan bisnis ketika komunikasi pelanggan perlu terhubung dengan aktivitas dalam sistem bisnis seperti registrasi, transaksi, layanan, atau follow up.

Mulailah dengan mengenali masalah Anda dan memahami peran CPaaS yang memudahkan bisnis dalam komunikasi tersebut tanpa perlu membangun infrastruktur sendiri.

Apakah pelanggan Anda perlu notifikasi instan, atau ada banyak channel yang harus ditangani? Namun Anda masih ragu untuk menggunakan CPaaS?

Diskusikan kebutuhan implementasi CPaaS Anda dengan Jatis Mobile untuk solusi komunikasi terkait WhatsApp Business, SMS, hingga chatbot dan pengelolaan omnichannel.

Chatbot AI dari Jatis Mobile