{"id":21080,"date":"2026-08-25T01:31:39","date_gmt":"2026-08-25T01:31:39","guid":{"rendered":"https:\/\/jatismobile.com\/?p=21080"},"modified":"2026-08-25T01:31:43","modified_gmt":"2026-08-25T01:31:43","slug":"brand-positioning","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/brand-positioning\/","title":{"rendered":"Apa Itu Brand Positioning dan Mengapa Penting?"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Logo sudah profesional dan tagline terdengar catchy. Namun, kenapa brand Anda masih terasa mirip kompetitor, ya? Bisa jadi brand positioning belum kuat ada di benak konsumen.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penasaran bagaimana cara membangun brand positioning yang sesuai dengan target pasar Anda?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Temukan jawabannya di artikel ini, lengkap dengan pembahasan definisi, manfaat, hingga perbedaan brand positioning dan brand identity. Mari simak!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Brand Positioning?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/photo\/young-woman-shopping-during-pregnancy-90870318.html\" target=\"_blank\" rel=\" noopener nofollow\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"362\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Staff-toko-sedang-menawarkan-produk-ke-customer.jpg\" alt=\"Seorang wanita sedang memilih produk yang ditawarkan staff\" class=\"wp-image-19288\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Staff-toko-sedang-menawarkan-produk-ke-customer.jpg 600w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Staff-toko-sedang-menawarkan-produk-ke-customer-300x181.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Source: depositphotos<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Brand positioning adalah upaya membentuk persepsi di benak konsumen lewat keunggulan yang membedakannya dari kompetitor. Bisa dari harga dan kualitas produk atau layanan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keunggulan ini menjawab alasan konsumen memilih suatu brand, sekaligus menjadi acuan brand tersebut dalam menawarkan dan mengomunikasikannya positioning mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di dalam menjalankan strategi ini, ada proses yang mencakup berbagai keputusan, dari desain produk hingga strategi pemasaran, untuk menentukan bagaimana brand ingin dikenal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Logo dan tagline kerap membantu konsumen mengenali brand di tahap awal, tetapi itu tidak cukup untuk membangun brand positioning.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konsumen juga menilai apakah produk dan pengalaman yang mereka terima baik. Maka, brand yang ingin membangun positioning perlu memastikan upaya itu berjalan di banyak <em>touchpoint<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Iklan, website, media sosial, aplikasi, layanan pelanggan, hingga penggunaan produk menjadi bagian penting dari upaya brand positioning dan harus konsisten.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kenapa Brand Positioning Penting bagi Bisnis<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Positioning yang kuat memengaruhi cara pasar melihat brand Anda dan alasan pelanggan memilihnya. Berikut beberapa manfaatnya untuk pertumbuhan bisnis Anda:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Meningkatkan Revenue<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Posisi brand yang jelas membantu bisnis menyampaikan nilai produk di berbagai channel. Selain itu, cara ini memangkas jumlah touchpoint yang calon pembeli perlukan sebelum bertransaksi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pesan yang sederhana dan nilai yang mudah dipahami membuat proses konversi lebih cepat, sekaligus memberi pelanggan lama alasan untuk tetap memilih brand.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apple membuktikan bagaimana brand positioning yang kuat mendorong pertumbuhan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mereka tidak hanya menjual kualitas produk dari spesifikasi, tetapi juga fokus pada desain, kemudahan, dan ekosistem terpadu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alhasil, pendapatan Apple melesat dari US$4,84 miliar pada 2006 menjadi US$383 miliar pada 2023, atau tumbuh sekitar 7.800% dalam waktu kurang dari dua dekade.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Diferensiasi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Produk yang mirip sulit dibedakan jika brand hanya mengandalkan fitur. Itulah kenapa, brand positioning membantu bisnis menentukan pembeda yang bernilai bagi pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bisnis jadi bisa menghindari masuk ke persaingan harga yang tentunya kurang menguntungkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, Nike membangun diferensiasi lewat performa dan olahraga, lalu memperkuatnya dengan inovasi produk serta kerjasama dengan atlet top.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Strategi ini membuat Nike punya brand positioning lebih baik dan menjadi alasan utama pelanggan memilih Nike ketimbang brand lain.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Kekuatan Strategi Harga<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/editorial\/tokyo-japan-october-2023-luxury-handbags-display-boutique-window-696970200.html\" target=\"_blank\" rel=\" noopener nofollow\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"368\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Display-tas-tangan-luxury-brand.jpg\" alt=\"Display tas tangan luxury brand\" class=\"wp-image-21201\" style=\"aspect-ratio:1.6304347826086956;width:600px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Display-tas-tangan-luxury-brand.jpg 600w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Display-tas-tangan-luxury-brand-300x184.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Source: depositphotos<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/editorial\/tokyo-japan-october-2023-luxury-handbags-display-boutique-window-696970200.html\"><\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Harga bukan sekadar angka yang dibayar pelanggan, tetapi juga menentukan penilaian pelanggan terhadap suatu produk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui price-based positioning, bisnis bisa menetapkan harga sesuai nilai produk sekaligus membentuk persepsi target audiens.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Brand premium dapat menetapkan harga tinggi demi mendukung eksklusivitas atau kualitas. Sebaliknya, brand yang menonjolkan aksesibilitas menetapkan harga kompetitif di positioning itu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kuncinya, upaya brand positioning bisa memastikan pelanggan memahami alasan harga tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Efisiensi Internal<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Posisi brand yang kuat membantu seluruh tim memiliki acuan yang sama saat berkomunikasi dengan pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sales pitch menjadi lebih terarah, iklan dapat menyasar audiens yang tepat, dan tim pemasaran lebih mudah menyampaikan nilai produk sesuai target yang dituju.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, arah komunikasi yang jelas mengurangi risiko kesalahan materi promosi. Tim tak perlu berulang kali mengubah pesan karena konsepnya sudah matang berdasar brand positioning.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Loyalitas Jangka Panjang<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Positioning yang sesuai nilai audiens membuat pelanggan lebih terhubung dengan brand. Jadi, posisi brand yang jelas dan konsisten lebih berpeluang <a href=\"https:\/\/ecbis.net\/index.php\/go\/article\/view\/209\">membangun loyalitas jangka panjang<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, strategi pemasaran digital dan personalisasi pesan turut menjaga hubungan tersebut. Saat nilai brand relevan, pelanggan akan lebih setia dan merekomendasikannya ke orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengalaman positif yang konsisten memperkuat brand awareness, sekaligus meningkatkan pemahaman audiens terhadap karakter brand.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Brand Positioning vs Brand Identity vs Brand Image<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memahami beda brand positioning dan brand identity, serta kaitannya dengan <a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/brand-image\/\">brand image<\/a> menjadi kunci strategi komunikasi yang konsisten. Berikut perbandingannya:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td><strong>Konsep<\/strong><\/td><td><strong>Yang Dikontrol<\/strong><\/td><td><strong>Fokus Utama<\/strong><\/td><td><strong>Risiko Gap<\/strong><\/td><\/tr><tr><td>Brand Positioning<\/td><td>Strategis<\/td><td>Diferensiasi kompetitif di benak target pasar<\/td><td>Produk terasa generik dan terjebak perang harga<\/td><\/tr><tr><td>Brand Identity<\/td><td>Internal<\/td><td>Ekspresi visual, pesan, dan nilai yang ingin ditampilkan<\/td><td>Komunikasi tidak konsisten dan membingungkan audiens<\/td><\/tr><tr><td>Brand Image<\/td><td>Eksternal<\/td><td>Persepsi aktual yang ditangkap oleh konsumen<\/td><td>Munculnya reputasi negatif akibat janji brand yang tidak sesuai realita<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Singkatnya, ketiganya membentuk alur dari strategi hingga persepsi. Brand positioning menentukan arah. <a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/brand-identity\/\">Brand identity<\/a> menerjemahkannya ke dalam bentuk komunikasi. Brand image menunjukkan bagaimana pelanggan memandang brand<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis-Jenis Strategi Brand Positioning<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ingin membangun brand positioning dengan efektif? Kenali dulu beberapa jenis strategi positioning berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Price\/Value-Based Positioning<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam price atau value based positioning, harga berperan sebagai salah satu alasan pelanggan memilih sebuah brand.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bisnis dapat menonjolkan harga terjangkau untuk menarik konsumen yang mencari nilai ekonomis, atau menetapkan harga premium untuk menyampaikan kesan kualitas dan eksklusivitas.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"318\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Halaman-utama-website-resmi-MR.D.I.Y-1.png\" alt=\"Halaman utama website resmi MR.D.I.Y\" class=\"wp-image-21210\" style=\"aspect-ratio:1.8828451882845187;width:450px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Halaman-utama-website-resmi-MR.D.I.Y-1.png 600w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Halaman-utama-website-resmi-MR.D.I.Y-1-300x159.png 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">MR.D.I.Y. mengambil jalur pertama melalui konsep \u201cAlways Low Prices\u201d. Brand asal Indonesia ini memperkuat citranya sebagai tempat berbelanja berbagai kebutuhan sehari hari, alat tulis, dan perlengkapan rumah tangga dengan harga terjangkau.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Quality\/Prestige-Based Positioning<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Strategi brand positioning berbasis kualitas menempatkan mutu, keahlian, atau proses produksi sebagai alasan utama pelanggan memilih suatu brand.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendekatan ini sesuai bagi bisnis yang menyasar konsumen yang mengutamakan mutu daripada harga murah.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"299\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Website-resmi-The-Harvest.jpg\" alt=\"Website resmi The Harvest\" class=\"wp-image-21212\" style=\"aspect-ratio:2.0089285714285716;width:450px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Website-resmi-The-Harvest.jpg 600w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Website-resmi-The-Harvest-300x150.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, The Harvest memposisikan diri sebagai brand lokal dengan produk cake premium.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Brand tersebut mengembangkan produk berkarakter khas dan bergaya Eropa yang membedakannya dari produk cake pada umumnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Benefit-Driven Positioning<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis brand positioning ini menonjolkan manfaat atau hasil yang bisa dirasakan pelanggan, baik dari fitur unik, performa, desain, maupun nilai khas.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika menggunakan benefit-driven positioning, bisnis Anda perlu memiliki unique selling point (USP) mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan audiens.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"271\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Yoodles-Jakarta-Street-Food-project-oleh-Liunic-on-Things.jpg\" alt=\"Yoodles Jakarta Street Food project oleh Liunic on Things\" class=\"wp-image-21214\" style=\"aspect-ratio:2.2140221402214024;width:600px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Yoodles-Jakarta-Street-Food-project-oleh-Liunic-on-Things.jpg 600w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Yoodles-Jakarta-Street-Food-project-oleh-Liunic-on-Things-300x136.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Liunic on Things (LoT) menjadi salah satu contohnya. Label seni dan desain independen ini menghadirkan produk tas, scarf, celana, alat tulis, casing ponsel, kaus kaki, dress, hingga topi berdesain khas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berkat perpaduan bentuk abstrak, karakter whimsical, warna cerah, dan gaya playful, produknya mudah dikenali dan memberikan pengalaman visual berbeda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Problem\/Solution Positioning<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Problem\/solution positioning berangkat dari masalah pelanggan, lalu menjadikan kemampuan menyelesaikan masalah tersebut sebagai value bisnis dan pembeda utama.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Value proposition harus menjelaskan masalah dan manfaat bagi pelanggan secara sederhana. Gojek menjadi contoh kuat brand positioning dengan pendekatan problem-solution.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"304\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Website-Gojek-Super-App.jpg\" alt=\"Website Gojek Super App\" class=\"wp-image-21216\" style=\"aspect-ratio:1.9700374531835205;width:526px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Website-Gojek-Super-App.jpg 600w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Website-Gojek-Super-App-300x152.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui layanan transportasi, pesan antar makanan, dan logistik, Gojek menawarkan solusi yang membantu aktivitas masyarakat sekaligus mendukung usaha mitra UMKM dan mitra driver.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Competitor-Based (Challenger) Positioning<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Competitor-based positioning menempatkan brand sebagai alternatif pemain dominan pasar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alih-alih ikut pola sama, brand bisa menawarkan kualitas, teknologi, atau karakter yang lebih mudah dikenali. Tujuannya: memberi alasan kenapa pelanggan perlu melirik brand Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah menemukan pembeda yang kuat, brand dapat mengembangkannya lewat <a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/strategi-penetrasi-pasar\/\">penetrasi pasar<\/a>. Ini pentin di niche yang padat di mana pelanggan perlu alasan kuat untuk beralih ke produk lain.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"299\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Situs-resmi-Re.juve-Indonesia.jpg\" alt=\"Situs resmi Re.juve Indonesia\" class=\"wp-image-21218\" style=\"aspect-ratio:2.011583011583012;width:521px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Situs-resmi-Re.juve-Indonesia.jpg 600w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Situs-resmi-Re.juve-Indonesia-300x150.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Re.juve menerapkan strategi serupa lewat kategori healthy drink. Melalui proses cold pressed dan HPP tanpa pengawet atau pasteurisasi, Re.juve menjadi pelopor juice premium alami di pasar minuman sehat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Lifestyle\/Identity Positioning<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lifestyle\/Identity positioning menempatkan brand sebagai bagian dari nilai, komunitas, atau gaya hidup audiens. Jadi, pelanggan memilih produk bukan hanya karena fungsi, tapi karena brand itu mewakili mereka.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"277\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Promo-kemerdekaan-di-website-Eiger.jpg\" alt=\"Promo kemerdekaan di website Eiger\" class=\"wp-image-21220\" style=\"aspect-ratio:2.167315175097276;width:557px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Promo-kemerdekaan-di-website-Eiger.jpg 600w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Promo-kemerdekaan-di-website-Eiger-300x139.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Eiger merupakan salah satu contoh brand yang menggunakan jenis brand positioning ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Produk dan komunikasi bisnisnya mengangkat aktivitas luar ruang serta kecintaan terhadap alam, yang dekat dengan kehidupan pendaki dan pencinta kegiatan <em>outdoor<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, Eiger menggunakan strategi ini lewat produk dan komunikasi yang lekat dengan aktivitas luar ruang serta kecintaan pada alam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hubungan yang kuat dengan nilai dan minat audiens menjadi competitive advantage karena pelanggan dapat melihat Eiger sebagai brand yang sesuai dengan identitas mereka.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Brand Positioning B2B vs B2C: Apa Bedanya<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masih menganggap strategi brand positioning untuk B2B dan B2C sama saja? Simak berbagai perbedaannya berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td><strong>Elemen Perbandingan<\/strong><\/td><td><strong>Bisnis B2B<\/strong><\/td><td><strong>Bisnis B2C<\/strong><\/td><\/tr><tr><td>Target Audiens<\/td><td>Melibatkan B2B buying committee yang terdiri dari banyak pemangku kepentingan<\/td><td>Individu atau kelompok kecil anggota keluarga<\/td><\/tr><tr><td>Pemicu Keputusan<\/td><td>Analisis objektif, efisiensi operasional, dan kalkulasi ROI<\/td><td>Emosi, status sosial, dan kebutuhan personal<\/td><\/tr><tr><td>Siklus Pembelian<\/td><td>Evaluasi bertahap yang mencakup penilaian risiko dan uji coba<\/td><td>Pengambilan keputusan yang cepat, bahkan sering kali impulsif<\/td><\/tr><tr><td>Fungsi Merek<\/td><td>Penguat rasa percaya untuk menekan risiko pembelian<\/td><td>Simbol gaya hidup dan representasi diri<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Singkatnya, dalam pembelian B2B, sebuah keputusan melibatkan beberapa decision maker dengan prioritas berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tim keuangan mempertimbangkan biaya, tim teknis melihat kemudahan integrasi sistem, sedangkan pengguna akhir membutuhkan produk yang praktis digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, positioning B2B wajib menawarkan berbagai nilai yang relevan dan dipahami oleh setiap pihak. Sebaliknya, positioning B2C berfokus ke manfaat personal atau identitas pembeli.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbedaan tersebut membuat strategi brand positioning keduanya tidak bisa dengan cara serupa.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Membangun Brand Positioning<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, bagaimana cara membangun brand positioning yang benar benar sesuai dengan pasar? Ikuti tujuh langkah berikut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 1: Review Posisi Brand<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut pelanggan, brand Anda dikenal sebagai apa? Cari jawabannya melalui survei, wawancara, ulasan, dan social listening untuk mendapatkan gambaran tentang persepsi yang sudah terbentuk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah itu, bandingkan persepsi pelanggan dengan posisi yang ingin Anda bangun. Apakah keduanya sudah sejalan, atau ada jarak yang perlu diperbaiki?<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 2: Tentukan Keunikan Brand<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah mengetahui persepsi pasar, tentukan alasan yang membuat brand Anda layak dipilih dibandingkan kompetitor. Perhatikan nilai utama, manfaat produk, kualitas layanan, hingga fitur yang sulit ditemukan di brand lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Coba jawab beberapa pertanyaan berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Apa yang ingin diperjuangkan oleh perusahaan?<\/li>\n\n\n\n<li>Apa yang membuat brand Anda bernilai bagi target audience?<\/li>\n\n\n\n<li>Manfaat apa yang bisa Anda tawarkan dengan lebih baik?<\/li>\n\n\n\n<li>Apa yang sulit diberikan oleh kompetitor?<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawaban dari serangkaian pertanyaan di atas akan membantu memperjelas pembeda yang nantinya menjadi bagian penting dari positioning.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 3: Riset Kompetitor<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/photo\/sort-index-card-with-inscription-competitor-analysis-3d-145764651.html\" target=\"_blank\" rel=\" noopener nofollow\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"383\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Kartu-index-dengan-keterangan-Competitor-Analysis.jpg\" alt=\"Kartu index dengan keterangan Competitor Analysis\" class=\"wp-image-21222\" style=\"aspect-ratio:1.566579634464752;width:600px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Kartu-index-dengan-keterangan-Competitor-Analysis.jpg 600w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Kartu-index-dengan-keterangan-Competitor-Analysis-300x192.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Source: depositphotos<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/photo\/sort-index-card-with-inscription-competitor-analysis-3d-145764651.html\"><\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Positioning akan lebih mudah ditentukan ketika Anda tahu bagaimana kompetitor tampil di pasar. Perhatikan klaim yang mereka sampaikan, cara berkomunikasi, produk yang ditawarkan, serta tanggapan pelanggan terhadap brand mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gunakan analisis SWOT untuk memetakan kekuatan dan kelemahan internal serta peluang dan ancaman dari pasar. Setelah itu, cari ruang yang belum banyak diisi kompetitor dan pertimbangkan apakah brand Anda punya kemampuan untuk mengisinya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 4: Petakan Competitive Set<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kompetitor tidak selalu berasal dari brand yang menjual produk serupa. Competitive set mencakup berbagai pilihan yang bisa dipertimbangkan target market untuk memenuhi kebutuhan yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah memetakan pilihan tersebut, bandingkan posisi brand Anda dengan masing-masing alternatif. Fokuskan analisis pada tiga hal:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Nilai tambah apa yang kita tawarkan?<\/li>\n\n\n\n<li>Apa yang membuatnya lebih relevan atau berbeda?<\/li>\n\n\n\n<li>Bukti apa yang dapat memperkuat klaim tersebut di mata pelanggan?<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 5: Tulis Positioning Statement<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seluruh temuan dari riset audiens, kompetitor, dan diferensiasi perlu dirangkum menjadi satu positioning statement. Pernyataan tersebut berfungsi sebagai panduan internal dan berbeda dari tagline yang ditujukan untuk komunikasi kepada pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda dapat menggunakan format berikut:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Untuk [target audience] yang [problem\/need], [brand name] adalah [category] yang [unique benefit], karena [proof\/reason].<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, target audience Anda adalah pemilik bisnis kecil yang kesulitan mengelola percakapan pelanggan. Positioning statement dapat menempatkan brand sebagai platform yang membantu bisnis merespons pelanggan lebih cepat melalui fitur otomasi tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hindari pernyataan seperti \u201c<em>menjadi solusi terbai<\/em>k\u201d atau \u201c<em>memberikan kualitas nomor satu<\/em>\u201d tanpa bukti yang mendukung. Positioning perlu berangkat dari hasil riset, bukan asumsi internal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 6: Validasi ke Audiens<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sudah yakin positioning yang Anda susun akan dipahami pelanggan sesuai harapan? Sebelum menggunakannya secara luas, coba tanyakan langsung kepada orang yang sesuai dengan target audience.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>\u201c<em>Apa yang Anda pahami tentang brand ini?<\/em>\u201d<\/li>\n\n\n\n<li>\u201c<em>Apa yang paling Anda ingat?<\/em>\u201d<\/li>\n\n\n\n<li>\u201c<em>Apakah manfaatnya sesuai dengan kebutuhan Anda?<\/em>\u201d<\/li>\n\n\n\n<li>\u201c<em>Apa perbedaannya dibandingkan kompetitor?<\/em>\u201d<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawaban pelanggan dapat menunjukkan bagian yang sudah jelas maupun pesan yang masih perlu diperbaiki. Gunakan buyer persona sebagai panduan agar peserta survey benar-benar mewakili karakter target pasar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 7: Implementasi Konsisten Lintas Operasi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Positioning yang bagus akan terasa dari pengalaman pelanggan, bukan hanya dari iklan. Produk, fitur, layanan, pesan pemasaran, bahkan cara karyawan menjawab pertanyaan pelanggan perlu mendukung kesan yang ingin dibangun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penerapannya perlu melibatkan seluruh tim. Karyawan dapat dibekali brand guidelines, daftar FAQs, contoh kasus, dan materi pelatihan agar mereka tahu cara menerapkan strategi brand positioning yang tepat. Manajemen pun perlu memastikan keputusan bisnis dan penggunaan sumber daya tetap sejalan dengan arah brand.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kenapa Brand Positioning Sering Gagal di Eksekusi<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/photo\/customer-service-concept-103656382.html\" target=\"_blank\" rel=\" noopener nofollow\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"321\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Staff-CS-bekerja-menggunakan-dua-monitor.jpg\" alt=\"Staff CS bekerja menggunakan dua monitor\" class=\"wp-image-21224\" style=\"aspect-ratio:1.8691588785046729;width:600px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Staff-CS-bekerja-menggunakan-dua-monitor.jpg 600w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Staff-CS-bekerja-menggunakan-dua-monitor-300x161.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Source: depositphotos<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/photo\/customer-service-concept-103656382.html\"><\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u200b\u200b<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak bisnis menerapkan strategi brand positioning. Namun, kenapa masih banyak yang gagal menjalankannya, ya?<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Channel Berjalan Tanpa Koordinasi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Membangun brand positioning tanpa pengalaman yang sama kerap menjadi kendala. Tiap touchpoint seperti WhatsApp, website, atau marketplace adalah penentu penilaian atas brand.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Atau, sebuah brand ingin dikenal cepat dan personal. Pelanggan melihat iklan yang ramah, tetapi mendapat respons lambat dan kaku dari helpdesk. Perbedaan ini membuat mereka ragu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini bisa terjadi karena marketing, sales, dan customer service berjalan sendiri-sendiri tanpa standar komunikasi yang sama. Akibatnya, positioning cuma jadi janji promosi, bukan pengalaman nyata.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Data Pelanggan Terpisah<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Membangun posisi brand yang kuat bisa menjadi tantangan jika bisnis tidak punya pandangan sama tentang pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat data tersebar di berbagai tools, tiap channel menyimpan informasi berbeda tentang riwayat dan preferensi pembeli. Akibatnya, bisnis sulit menentukan layanan terbaik dan audiens ideal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bisnis bisa gagal dalam membangun brand positioning karena sejak awal salah dalam menentukan audiens dan kurang tepat merumuskan posisi mereka di pasar tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Tidak Ada Sistem Terpadu untuk Menjalankan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Makin banyak channel yang digunakan, semakin sulit menjaga konsistensi positioning tanpa sistem yang menghubungkan seluruh proses komunikasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang kerap terjadi, tim bisnis harus mengelola campaign, chat, dan follow-up terpisah. Cara manual ini membuat pesan tidak selaras, respons lambat, dan pengalaman pelanggan inkonsisten.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akibatnya, positioning kerap sekadar menjadi konsep yang tidak terbangun kuat tanpa kesamaan dalam menyampaikan pesan dan membangun persepsi pelanggan tentang bisnis secara utuh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, jika Anda menggunakan layanan seperti <a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/whatsapp\/\">WhatsApp Business API<\/a> proses komunikasi akan lebih baik dan terstruktur serta mendukung upaya membangun brand positioning Anda.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/whatsapp\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"256\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/KV_WABA-Article-2-1024x256.png\" alt=\"WhatssApp Business APiI resmi dari Jatis Mobile\" class=\"wp-image-8005\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/KV_WABA-Article-2-1024x256.png 1024w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/KV_WABA-Article-2-300x75.png 300w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/KV_WABA-Article-2-768x192.png 768w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/KV_WABA-Article-2-1536x384.png 1536w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/KV_WABA-Article-2-2048x512.png 2048w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/KV_WABA-Article-2-600x150.png 600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ Seputar Brand Positioning<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Agar konsepnya makin jelas, mari simak beberapa pertanyaan tentang posisi brand yang paling sering muncul.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apa bedanya brand positioning dan brand identity?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Brand positioning menentukan bagaimana brand ingin dikenal dan berbeda dari kompetitor. Sementara itu, brand identity menerjemahkannya ke dalam logo, visual, warna, dan tone komunikasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, identity yang menarik tetap membutuhkan positioning yang jelas agar brand punya karakter yang mudah dikenali.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apakah UMKM perlu brand positioning?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ya, dengan sumber daya yang lebih terbatas, UMKM dapat fokus menguasai segmen tertentu dan bersaing lewat relevansi dan keunikan, bukan ukuran bisnis. Alih-alih mengejar pasar luas, brand kecil bisa unggul di niche yang mereka kuasai.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Berapa lama proses membangun brand positioning?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak ada durasi yang pasti. Semua bergantung pada kompleksitas pasar dan proses validasi. Kisarannya 4-12 minggu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai gambaran, prosesnya bisa s 4-12 minggu. Riset pelanggan dan kompetitor biasanya menjadi yang paling lama. Jadi jangan buru-buru membuat positioning statement tanpa data.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kenapa positioning yang bagus di atas kertas bisa gagal di pasar?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masalah utamanya adalah eksekusi tanpa data dan inkonsistensi. Akibatnya, penentuan kompetitor dan target pasar menjadi keliru, serta pesan di setiap saluran menjadi tidak seragam.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, keberhasilan brand positioning tidak hanya bergantung pada strategi, tetapi juga eksekusi dari tim pada setiap interaksi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perkuat Brand Positioning Lewat Komunikasi yang Konsisten<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Brand positioning yang kuat sulit terbentuk jika brand keliru dalam menentukan persepsi yang ingin dilihat oleh calon konsumen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Belum lagi, komunikasi yang terus berubah-ubah di tiap channel dan tidak adanya sistem yang membantu membuat komunikasi lancar sering membuat proses tersebut berjalan kurang mulus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maka, jika Anda sedang membangun posisi <em>brand<\/em> dan membutuhkan sistem komunikasi yang baik dan terintegrasi untuk tim, WhatsApp Business API dari <a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/\">Jatis Mobile<\/a> bisa menjadi pilihan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hubungi tim kami untuk konsultasi gratis dan menemukan solusi bisnis yang tepat untuk Anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Logo sudah profesional dan tagline terdengar catchy. Namun, kenapa brand Anda masih terasa mirip kompetitor, ya? Bisa jadi brand positioning belum kuat ada di benak konsumen.&nbsp; Penasaran bagaimana cara membangun brand positioning yang sesuai dengan target pasar Anda?&nbsp; Temukan jawabannya di artikel ini, lengkap dengan pembahasan definisi, manfaat, hingga perbedaan brand positioning dan brand identity. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":21081,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"footnotes":""},"categories":[51],"tags":[],"class_list":["post-21080","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-marketing-dan-bisnis"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Brand Positioning: Arti, Manfaat, dan Cara Membangunnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu brand positioning dalam strategi bisnis? Pelajari cara membangun dan menerapkannya untuk memperjelas posisi brand.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/brand-positioning\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Brand Positioning: Arti, Manfaat, dan Cara Membangunnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu brand positioning dalam strategi bisnis? Pelajari cara membangun dan menerapkannya untuk memperjelas posisi brand.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/brand-positioning\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"JatisMobile\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-25T01:31:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-25T01:31:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Featured-image-untuk-artikel-Apa-Itu-Brand-Positioning.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"366\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Erich Chresnanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Erich Chresnanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"12 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/brand-positioning\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/brand-positioning\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Erich Chresnanda\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8e0b4cbdbdc62fb9263964865e090158\"},\"headline\":\"Apa Itu Brand Positioning dan Mengapa Penting?\",\"datePublished\":\"2026-08-25T01:31:39+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-25T01:31:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/brand-positioning\\\/\"},\"wordCount\":2513,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/brand-positioning\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/Featured-image-untuk-artikel-Apa-Itu-Brand-Positioning.jpg\",\"articleSection\":[\"Marketing dan Bisnis\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/brand-positioning\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/brand-positioning\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/brand-positioning\\\/\",\"name\":\"Brand Positioning: Arti, Manfaat, dan Cara Membangunnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/brand-positioning\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/brand-positioning\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/Featured-image-untuk-artikel-Apa-Itu-Brand-Positioning.jpg\",\"datePublished\":\"2026-08-25T01:31:39+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-25T01:31:43+00:00\",\"description\":\"Apa itu brand positioning dalam strategi bisnis? Pelajari cara membangun dan menerapkannya untuk memperjelas posisi brand.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/brand-positioning\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/brand-positioning\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/brand-positioning\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/Featured-image-untuk-artikel-Apa-Itu-Brand-Positioning.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/Featured-image-untuk-artikel-Apa-Itu-Brand-Positioning.jpg\",\"width\":600,\"height\":366,\"caption\":\"Featured image untuk artikel Apa Itu Brand Positioning\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/brand-positioning\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/home-jatismobile-com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Marketing dan Bisnis\",\"item\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/marketing-dan-bisnis\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Apa Itu Brand Positioning dan Mengapa Penting?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"JatisMobile\",\"description\":\"IT Company\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Jatis Mobile\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/logo-jatis-mobile.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/logo-jatis-mobile.png\",\"width\":160,\"height\":103,\"caption\":\"Jatis Mobile\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8e0b4cbdbdc62fb9263964865e090158\",\"name\":\"Erich Chresnanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Erich Chresnanda\"},\"description\":\"Erich is a results-oriented Marketing Leader with over 10 years of experience crafting compelling brand narratives and executing data-driven campaigns across B2B and B2C sectors. He's also an expert in managing high-scale marketing budgets, by delivering up to 4x ROI, and driving billion-rupiah project acquisitions.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/erich-chresnanda-4a106862\\\/\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/erich-chresnanda\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Brand Positioning: Arti, Manfaat, dan Cara Membangunnya","description":"Apa itu brand positioning dalam strategi bisnis? Pelajari cara membangun dan menerapkannya untuk memperjelas posisi brand.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/brand-positioning\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Brand Positioning: Arti, Manfaat, dan Cara Membangunnya","og_description":"Apa itu brand positioning dalam strategi bisnis? Pelajari cara membangun dan menerapkannya untuk memperjelas posisi brand.","og_url":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/brand-positioning\/","og_site_name":"JatisMobile","article_published_time":"2026-08-25T01:31:39+00:00","article_modified_time":"2026-08-25T01:31:43+00:00","og_image":[{"width":600,"height":366,"url":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Featured-image-untuk-artikel-Apa-Itu-Brand-Positioning.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Erich Chresnanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Erich Chresnanda","Estimasi waktu membaca":"12 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/brand-positioning\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/brand-positioning\/"},"author":{"name":"Erich Chresnanda","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#\/schema\/person\/8e0b4cbdbdc62fb9263964865e090158"},"headline":"Apa Itu Brand Positioning dan Mengapa Penting?","datePublished":"2026-08-25T01:31:39+00:00","dateModified":"2026-08-25T01:31:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/brand-positioning\/"},"wordCount":2513,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/brand-positioning\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Featured-image-untuk-artikel-Apa-Itu-Brand-Positioning.jpg","articleSection":["Marketing dan Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/brand-positioning\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/brand-positioning\/","url":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/brand-positioning\/","name":"Brand Positioning: Arti, Manfaat, dan Cara Membangunnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/brand-positioning\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/brand-positioning\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Featured-image-untuk-artikel-Apa-Itu-Brand-Positioning.jpg","datePublished":"2026-08-25T01:31:39+00:00","dateModified":"2026-08-25T01:31:43+00:00","description":"Apa itu brand positioning dalam strategi bisnis? Pelajari cara membangun dan menerapkannya untuk memperjelas posisi brand.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/brand-positioning\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/brand-positioning\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/brand-positioning\/#primaryimage","url":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Featured-image-untuk-artikel-Apa-Itu-Brand-Positioning.jpg","contentUrl":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Featured-image-untuk-artikel-Apa-Itu-Brand-Positioning.jpg","width":600,"height":366,"caption":"Featured image untuk artikel Apa Itu Brand Positioning"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/brand-positioning\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/home-jatismobile-com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Marketing dan Bisnis","item":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/category\/marketing-dan-bisnis\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Apa Itu Brand Positioning dan Mengapa Penting?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#website","url":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/","name":"JatisMobile","description":"IT Company","publisher":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#organization","name":"Jatis Mobile","url":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/logo-jatis-mobile.png","contentUrl":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/logo-jatis-mobile.png","width":160,"height":103,"caption":"Jatis Mobile"},"image":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#\/schema\/person\/8e0b4cbdbdc62fb9263964865e090158","name":"Erich Chresnanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Erich Chresnanda"},"description":"Erich is a results-oriented Marketing Leader with over 10 years of experience crafting compelling brand narratives and executing data-driven campaigns across B2B and B2C sectors. He's also an expert in managing high-scale marketing budgets, by delivering up to 4x ROI, and driving billion-rupiah project acquisitions.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/erich-chresnanda-4a106862\/"],"url":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/author\/erich-chresnanda\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21080","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21080"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21080\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21226,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21080\/revisions\/21226"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21081"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21080"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21080"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21080"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}