{"id":19990,"date":"2026-07-08T00:40:57","date_gmt":"2026-07-08T00:40:57","guid":{"rendered":"https:\/\/jatismobile.com\/?p=19990"},"modified":"2026-07-13T00:54:44","modified_gmt":"2026-07-13T00:54:44","slug":"consideration-artinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/consideration-artinya\/","title":{"rendered":"Consideration Artinya Apa? Ini Penjelasan, Contoh, dan Cara Meningkatkannya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Traffic website Anda mulai naik dan iklan banyak yang klik, tapi pembelian tetap belum meningkat? Jangan-jangan calon konsumen belum cukup yakin untuk bertransaksi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini sering terjadi pada tahapan <em>consideration<\/em>. Konsumen punya masalah dan sedang mencari solusi, tapi belum yakin untuk memilih <em>brand<\/em> Anda. Jadi, bagaimana mengatasinya?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yuk, pelajari lebih lanjut apa itu <em>consideration<\/em> dalam <em>customer journey<\/em> dan cara meningkatkannya untuk bisnis Anda.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Consideration dalam Customer Journey?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"675\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/diagram-customer-journey-dengan-tahap-consideration.webp\" alt=\"Diagram customer journey dari awareness, consideration, decision, purchase, loyalty, hingga advocacy\" class=\"wp-image-19994\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/diagram-customer-journey-dengan-tahap-consideration.webp 1200w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/diagram-customer-journey-dengan-tahap-consideration-300x169.webp 300w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/diagram-customer-journey-dengan-tahap-consideration-1024x576.webp 1024w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/diagram-customer-journey-dengan-tahap-consideration-768x432.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara harfiah, <em>consideration<\/em> artinya pertimbangan. Dalam konteks bisnis, <em>consideration<\/em> adalah fase ketika calon pelanggan sudah menemukan <em>brand<\/em> dan sedang menilai apakah ingin melanjutkan bertransaksi dengan <em>brand<\/em> tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Consideration<\/em> merupakan bagian dari sebuah <em>customer journey<\/em> yang berada di antara <em>awareness<\/em> dan <em>decision<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada tahap <em>awareness<\/em>, calon pelanggan baru mengenal masalah atau <em>brand<\/em> Anda. Pada tahap <em>decision<\/em>, mereka sudah siap mengambil keputusan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, pada tahap <em>consideration<\/em>, mereka masih membandingkan pilihan, mengecek bukti, bertanya, dan menimbang risiko.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, ketika calon konsumen melihat iklan <em>skincare<\/em> di Instagram, lalu membuka website Anda untuk membaca manfaat produk, itu bisa dianggap masuk ke tahap <em>consideration<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apalagi jika mereka mengecek <em>review<\/em> di marketplace, membandingkan harga dengan toko lain, atau mengirim pesan WhatsApp untuk bertanya seputar produk, itu jelas bagian <em>consideration<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di contoh lain, calon pelanggan B2B yang meminta demo software atau mencari tahu harga paket dan fitur utama juga menjadi ciri calon konsumen berada di tahap ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mudahnya, <em>consideration<\/em> merupakan bagian dari <em>customer journey<\/em> yang berada pada fase &#8220;pikir-pikir.&#8221; Ini fase psikologis ketika calon pelanggan sedang mencari alasan yang cukup kuat untuk percaya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kenapa Tahap Consideration Penting bagi Bisnis?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"675\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/pelanggan-membandingkan-brand-review-dan-chat-whatsapp.webp\" alt=\"Calon pelanggan membandingkan beberapa brand, membaca review, dan mengirim chat WhatsApp\" class=\"wp-image-19996\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/pelanggan-membandingkan-brand-review-dan-chat-whatsapp.webp 1200w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/pelanggan-membandingkan-brand-review-dan-chat-whatsapp-300x169.webp 300w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/pelanggan-membandingkan-brand-review-dan-chat-whatsapp-1024x576.webp 1024w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/pelanggan-membandingkan-brand-review-dan-chat-whatsapp-768x432.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada beberapa alasan kenapa tahap <em>consideration<\/em> perlu dioptimalkan dalam sebuah <em>customer journey<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Menyaring konsumen:<\/strong> Di tahap ini, calon pelanggan sudah mulai membandingkan produk, fitur, dan harga dengan bertanya lewat WhatsApp. Ini bisa membantu Anda melihat mana prospek potensial untuk mendapat <em>follow-up<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Keputusan awal muncul di sini:<\/strong> Pertimbangan dan ketertarikan muncul di tahap ini. Bisnis yang siap dengan informasi harga atau cepat merespons di WhatsApp bisa &#8220;memenangkan hati&#8221; mereka.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Memenangkan evaluasi komparatif<strong>:<\/strong><\/strong> Calon pelanggan membandingkan Anda dengan kompetitor. Mereka perlu bukti untuk membenarkan keputusan. Jika Anda lambat merespons atau penjelasan kurang menarik, jangan heran mereka memilih kompetitor.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>&#8220;Menemani&#8221; pengalaman belanja:<\/strong> Tak semua pelanggan siap bertransaksi. Ada yang perlu proses lama. Komunikasi di tahap ini penting untuk membuat mereka merasa dipandu dengan <em>follow-up<\/em> yang dibutuhkan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kendali atas siklus penjualan:<\/strong> Di tahap <em>awareness<\/em>, mereka menentukan jenis konten untuk mengenal Anda. Di tahap ini, Anda yang menentukan jenis informasi dan gaya berjualan, baik <em>soft sell<\/em> maupun <em>hard sell<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Memberikan validasi transaksi:<\/strong> Konsumen membaca <em>review<\/em>, mencari <em>social proof<\/em>, dan melihat pengalaman pelanggan lain sebelum bertransaksi. Jika tidak ada <em>review<\/em>, testimoni, atau studi kasus yang jelas, konsumen bisa lebih percaya kepada kompetitor.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">8 Kesalahan Bisnis di Tahap Consideration<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"675\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/admin-kewalahan-mengelola-chat-pelanggan-terpisah.webp\" alt=\"Admin kewalahan menghadapi chat pelanggan menumpuk, respons lambat, dan riwayat percakapan terpisah\" class=\"wp-image-19998\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/admin-kewalahan-mengelola-chat-pelanggan-terpisah.webp 1200w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/admin-kewalahan-mengelola-chat-pelanggan-terpisah-300x169.webp 300w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/admin-kewalahan-mengelola-chat-pelanggan-terpisah-1024x576.webp 1024w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/admin-kewalahan-mengelola-chat-pelanggan-terpisah-768x432.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tak jarang bisnis sudah paham apa itu <em>consideration<\/em> dan kenapa penting. Sayangnya, masih banyak kesalahan yang dilakukan di tahap ini. Apa saja?<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Konten Consideration Tidak Tersedia<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak semua calon pelanggan siap membeli setelah melihat iklan. Sebagian perlu informasi lanjutan seperti panduan ukuran, video perbandingan, demo produk, studi kasus, atau FAQ teknis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika bisnis hanya menyiapkan konten <em>awareness<\/em> untuk yang baru mengenal <em>brand<\/em>, atau hanya siap dengan konten <em>hard sell<\/em> yang mendorong pembelian, calon konsumen di tahap <em>consideration<\/em> bisa terabaikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Celah inilah yang membuat prospek ragu, akhirnya menghilang, dan memilih kompetitor.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Informasi Penting Disembunyikan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Transparansi itu penting bagi konsumen. Harga, paket, syarat layanan, atau detail produk yang tidak mudah ditemukan bisa menjadi hambatan pada proses transaksi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bisa saja Anda beralasan agar pelanggan menghubungi tim sales. Namun, strategi ini belum tentu bisa diterapkan untuk semua calon konsumen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alih-alih melanjutkan ke konversi, konsumen menganggap sistem Anda ribet atau menyembunyikan sesuatu. Alhasil, mereka bisa memilih kompetitor yang lebih transparan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Respons Chat Terlalu Lambat<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kecepatan respons Anda menunjukkan &#8220;muka&#8221; bisnis dan itu memengaruhi rasa percaya dari konsumen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika calon pelanggan bertanya lewat WhatsApp dan baru dibalas berjam-jam kemudian, mereka bisa merasa bisnis Anda tidak siap melayani atau tidak peduli.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Respons lambat bukan cuma masalah waktu, tapi tanda bahwa bisnis Anda kurang profesional. Mereka akan membayangkan bagaimana sulitnya berkomunikasi jika nanti terjadi masalah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Tidak Ada Personalisasi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda ingin melakukan <em>follow-up<\/em> ke konsumen. Namun, pesan Anda terlalu umum dan terasa seperti spam. Apakah itu bisa membantu mendorong <em>engagement<\/em> dan transaksi?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Calon pelanggan yang sedang mempertimbangkan produk tertentu lebih menginginkan pesan yang sesuai dengan kebutuhan, pertanyaan, atau riwayat interaksi mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Personalisasi pesan bisa sesederhana menyebut nama, merujuk produk yang ditanyakan, atau membahas <em>pain point<\/em> mereka sehingga percakapan terasa lebih relevan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Gagal Menangani Keberatan Pelanggan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ingat, di tahap <em>consideration<\/em>, calon pelanggan datang dengan masalah dan perlu solusi. Admin yang hanya bertindak sebagai penerima order sering membuat calon pelanggan tetap ragu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Padahal, keberatan seperti &#8220;terlalu mahal&#8221;, &#8220;takut tidak cocok&#8221;, atau &#8220;masih mau bandingkan dulu&#8221; adalah bagian normal dari tahap <em>consideration<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bisnis perlu menyiapkan jawaban yang membantu, bukan memaksa. Tujuannya bukan sekadar menutup penjualan cepat, tetapi membantu pelanggan merasa yakin.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Tidak Ada Follow-Up yang Terhubung<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak prospek hilang bukan karena tidak tertarik, tetapi karena tidak ditindaklanjuti. Mereka mungkin sedang sibuk, butuh diskusi internal, atau masih membandingkan beberapa opsi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Follow-up<\/em> yang sopan dapat membantu upaya <em>lead nurturing<\/em> Anda. Namun, tentu perlu dilakukan dengan konteks yang jelas, bukan pesan umum seperti: &#8220;Jadi order, Kak?&#8221;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Riwayat Percakapan Terpecah<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hambatan di tahap <em>consideration<\/em> juga terjadi saat Anda menggunakan lebih dari satu channel bisnis. Ini bukan lagi tentang chat yang terlambat dibalas, tapi komunikasi yang tidak efektif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bayangkan jika konsumen bertanya di WhatsApp atau marketplace tentang sebuah produk. Namun, setiap berganti hari, selalu ditangani admin berbeda dan mereka harus mengulang informasi. Pelanggan merasa bisnis Anda tidak mengenal mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di tahap <em>consideration<\/em>, ini menjadi penting. Terutama saat mereka juga bertanya hal yang sama kepada kompetitor yang lebih tanggap karena punya sistem komunikasi yang rapi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Chatbot Terlalu Kaku<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat ini ada banyak sistem untuk membuat <em>follow-up<\/em> lintas channel lebih mudah dilakukan. Namun, otomatisasi hanya membantu jika pesannya relevan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Chatbot yang terlalu kaku justru bisa merusak pengalaman pelanggan. Misalnya, pelanggan hanya diberi pilihan menu, tidak mendapat jawaban yang sesuai, dan tidak ada opsi untuk berbicara dengan manusia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di tahap <em>consideration<\/em>, calon pelanggan sering memiliki pertanyaan spesifik. Mereka tidak selalu butuh jawaban panjang, tetapi mereka butuh respons yang relevan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Meningkatkan Brand Consideration<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"675\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/tim-bisnis-membangun-kepercayaan-dengan-review-studi-kasus-faq-dan-whatsapp.webp\" alt=\"Tim bisnis membangun kepercayaan pelanggan melalui review, studi kasus, FAQ, demo, dan WhatsApp\" class=\"wp-image-20000\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/tim-bisnis-membangun-kepercayaan-dengan-review-studi-kasus-faq-dan-whatsapp.webp 1200w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/tim-bisnis-membangun-kepercayaan-dengan-review-studi-kasus-faq-dan-whatsapp-300x169.webp 300w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/tim-bisnis-membangun-kepercayaan-dengan-review-studi-kasus-faq-dan-whatsapp-1024x576.webp 1024w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/tim-bisnis-membangun-kepercayaan-dengan-review-studi-kasus-faq-dan-whatsapp-768x432.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu, apa saja cara meningkatkan <em>brand consideration<\/em>?<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Buat studi kasus atau <em>success story<\/em>:<\/strong> Studi kasus membantu calon pelanggan melihat hasil nyata, bukan sekadar klaim. Jelaskan masalah pelanggan, solusi yang digunakan, dan perubahan yang dialami konsumen lain setelah memakai produk atau layanan Anda.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Buat konten <em>consideration<\/em>:<\/strong> Calon pelanggan masih membandingkan Anda dengan kompetitor. Panduan yang jujur berupa konten perbandingan dapat membantu mereka memahami perbedaan fitur, manfaat, harga, dan kondisi penggunaan dengan lebih mudah.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tampilkan <em>social proof<\/em> yang autentik:<\/strong> <em>Review<\/em> pelanggan, testimoni video, rating, logo klien, dan sertifikasi dapat membantu mengurangi <em>trust deficit<\/em>. Gunakan testimoni yang spesifik agar bukti terasa lebih meyakinkan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Sediakan demo, trial, atau simulasi produk:<\/strong> Untuk produk yang kompleks, pengalaman langsung dapat membantu calon pelanggan memahami nilai produk dan mengurangi ketidakpastian sebelum membeli.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Berikan informasi harga dan paket yang jelas:<\/strong> Jika harga bergantung pada kebutuhan pelanggan, tampilkan setidaknya struktur paket, faktor yang memengaruhi biaya, atau contoh skenario agar calon pelanggan dapat memperkirakan kesesuaiannya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Antisipasi pertanyaan dengan FAQ:<\/strong> Susun FAQ berdasarkan pertanyaan yang benar-benar sering muncul, seperti garansi, integrasi, keamanan, cara penggunaan, dan dukungan pelanggan sehingga calon konsumen bisa mendapat jawaban cepat saat mempertimbangkan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Segmentasikan konten berdasarkan persona:<\/strong> Pemilik UKM, tim marketing, dan tim customer service memiliki kebutuhan serta kekhawatiran yang berbeda. Karena itu, sesuaikan pesan, bukti, dan manfaat dengan masing-masing persona.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Agar proses ini konsisten, Anda perlu memastikan strategi konten dan komunikasi sejalan. Artinya, <em>customer touchpoint<\/em> seperti artikel, landing page, iklan, email, dan WhatsApp harus konsisten dengan informasi yang sama.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengoptimalkan Tahap Consideration demi Konversi<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"675\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/integrasi-whatsapp-website-iklan-crm-dan-customer-service.webp\" alt=\"Integrasi WhatsApp dengan website, iklan, CRM, dan tim customer service\" class=\"wp-image-20002\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/integrasi-whatsapp-website-iklan-crm-dan-customer-service.webp 1200w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/integrasi-whatsapp-website-iklan-crm-dan-customer-service-300x169.webp 300w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/integrasi-whatsapp-website-iklan-crm-dan-customer-service-1024x576.webp 1024w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/integrasi-whatsapp-website-iklan-crm-dan-customer-service-768x432.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tahap <em>consideration<\/em> adalah kunci penting tahapan <em>customer journey<\/em> agar calon konsumen benar-benar bertransaksi. Apa tips untuk menggenjot konversi tersebut?<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Sediakan <em>instant response<\/em>:<\/strong> Mudahkan prospek menghubungi Anda, misalnya dengan tombol WhatsApp untuk komunikasi langsung dengan admin. Tempatkan di <em>touchpoint<\/em> seperti website, landing page, iklan digital, dan bio media sosial ketika mereka sedang berada di tahap riset.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Integrasikan konteks data:<\/strong> Buat komunikasi lebih relevan berdasarkan data. Upayakan admin dapat mengetahui produk yang sedang dilihat, riwayat percakapan, atau pertanyaan sebelumnya. Percakapan pun menjadi lebih personal dan efektif.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Manfaatkan komunikasi yang fleksibel:<\/strong> WhatsApp masih menjadi channel komunikasi utama di Indonesia. Kelebihannya, calon pelanggan bisa mengirim pesan dan membaca balasan kapan saja tanpa kehilangan riwayat obrolan. Pastikan bisnis Anda menggunakannya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan tiga strategi tersebut, bisnis Anda bisa membangun pengalaman komunikasi yang lebih cepat, konsisten, dan relevan saat tahap <em>consideration<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda bisa memanfaatkan WhatsApp Business Platform agar percakapan pelanggan terintegrasi. Jadi, tim lebih mudah memberi respons personal dan meningkatkan peluang konversi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ Mengenai Consideration dalam Marketing Journey<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan mengenai <em>consideration<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apa bedanya consideration dan awareness?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Awareness<\/em> adalah tahap saat calon pelanggan baru mengenal masalah atau <em>brand<\/em> Anda. <em>Consideration<\/em> adalah tahap saat mereka mulai membandingkan solusi dan menilai apakah <em>brand<\/em> Anda layak dipilih.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Berapa lama biasanya fase consideration berlangsung?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Durasi fase <em>consideration<\/em> tergantung jenis, harga, risiko, dan kompleksitas produk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Produk sederhana mungkin cuma perlu hitungan menit atau jam. Namun, produk bernilai tinggi atau layanan B2B bisa memakan waktu berhari-hari hingga berbulan-bulan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Mengapa tahap consideration sering kali menjadi tahapan yang paling lama dalam customer journey?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelanggan sedang berada dalam fase riset. Mereka ingin memastikan produk sesuai kebutuhan, harga masuk akal, <em>brand<\/em> terpercaya, dan risiko pembelian bisa dikelola.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di fase ini, pelanggan sering mengalami <em>choice paralysis<\/em>. Terlalu banyak pilihan membuat mereka bingung. Jadi, mereka butuh panduan, bukti, dan respons jelas untuk mengambil keputusan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apa indikator bahwa calon pelanggan berada di tahap consideration?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Calon pelanggan mulai menanyakan harga, fitur, paket, garansi, integrasi, penggunaan, hingga perbandingan produk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mereka juga mungkin mengunduh panduan, membaca studi kasus, mengecek testimoni, membuka FAQ, atau menghubungi tim via WhatsApp.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perilaku ini menunjukkan mereka tak lagi sekadar mengenal <em>brand<\/em>. Mereka sedang menilai apakah <em>brand<\/em> Anda cukup relevan dan tepercaya untuk dipilih.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam <em>customer journey<\/em>, <em>consideration<\/em> adalah tahap ketika calon pelanggan sudah menyadari kebutuhannya dan mulai membandingkan berbagai solusi sebelum memutuskan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fase ini ibarat jembatan rapuh. Jika bisnis lambat merespons atau gagal menjawab keraguan konsumen, mereka bisa batal masuk ke tahap pembelian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, membangun komunikasi yang baik dengan <em>follow-up<\/em> cepat, relevan, serta konsisten antar-channel tentu bukan hal mudah. Kecuali, Anda menggunakan sistem yang pas.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/whatsapp\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"256\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/KV_WABA-Article-1-1536x384-1-1024x256.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-15627\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/KV_WABA-Article-1-1536x384-1-1024x256.png 1024w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/KV_WABA-Article-1-1536x384-1-300x75.png 300w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/KV_WABA-Article-1-1536x384-1-768x192.png 768w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/KV_WABA-Article-1-1536x384-1.png 1536w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan <a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/whatsapp\/\">WhatsApp Business Platform dari Jatis Mobile<\/a>, Anda bisa memanfaatkan berbagai fitur untuk mengelola chat pelanggan dengan sigap, template komunikasi yang baik, dan sistem terintegrasi. Tertarik mencobanya?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Traffic website Anda mulai naik dan iklan banyak yang klik, tapi pembelian tetap belum meningkat? Jangan-jangan calon konsumen belum cukup yakin untuk bertransaksi. Ini sering terjadi pada tahapan consideration. Konsumen punya masalah dan sedang mencari solusi, tapi belum yakin untuk memilih brand Anda. Jadi, bagaimana mengatasinya? Yuk, pelajari lebih lanjut apa itu consideration dalam customer [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":19992,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"footnotes":""},"categories":[51],"tags":[],"class_list":["post-19990","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-marketing-dan-bisnis"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Consideration Artinya Apa? Penjelasan, Contoh, dan Cara Meningkatkannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Consideration adalah tahap penting dalam customer journey. Simak arti, contoh, kesalahan umum, dan cara meningkatkan brand consideration di sini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/consideration-artinya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Consideration Artinya Apa? Penjelasan, Contoh, dan Cara Meningkatkannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Consideration adalah tahap penting dalam customer journey. Simak arti, contoh, kesalahan umum, dan cara meningkatkan brand consideration di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/consideration-artinya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"JatisMobile\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-08T00:40:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-13T00:54:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/calon-pelanggan-membandingkan-produk-dan-chat-whatsapp.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"675\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Erich Chresnanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Erich Chresnanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/consideration-artinya\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/consideration-artinya\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Erich Chresnanda\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8e0b4cbdbdc62fb9263964865e090158\"},\"headline\":\"Consideration Artinya Apa? Ini Penjelasan, Contoh, dan Cara Meningkatkannya\",\"datePublished\":\"2026-07-08T00:40:57+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-13T00:54:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/consideration-artinya\\\/\"},\"wordCount\":1712,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/consideration-artinya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/calon-pelanggan-membandingkan-produk-dan-chat-whatsapp.webp\",\"articleSection\":[\"Marketing dan Bisnis\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/consideration-artinya\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/consideration-artinya\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/consideration-artinya\\\/\",\"name\":\"Consideration Artinya Apa? Penjelasan, Contoh, dan Cara Meningkatkannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/consideration-artinya\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/consideration-artinya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/calon-pelanggan-membandingkan-produk-dan-chat-whatsapp.webp\",\"datePublished\":\"2026-07-08T00:40:57+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-13T00:54:44+00:00\",\"description\":\"Consideration adalah tahap penting dalam customer journey. Simak arti, contoh, kesalahan umum, dan cara meningkatkan brand consideration di sini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/consideration-artinya\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/consideration-artinya\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/consideration-artinya\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/calon-pelanggan-membandingkan-produk-dan-chat-whatsapp.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/calon-pelanggan-membandingkan-produk-dan-chat-whatsapp.webp\",\"width\":1200,\"height\":675,\"caption\":\"Calon pelanggan membandingkan pilihan produk sambil membuka chat WhatsApp dengan bisnis\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/consideration-artinya\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/home-jatismobile-com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Marketing dan Bisnis\",\"item\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/marketing-dan-bisnis\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Consideration Artinya Apa? Ini Penjelasan, Contoh, dan Cara Meningkatkannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"JatisMobile\",\"description\":\"IT Company\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Jatis Mobile\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/logo-jatis-mobile.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/logo-jatis-mobile.png\",\"width\":160,\"height\":103,\"caption\":\"Jatis Mobile\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8e0b4cbdbdc62fb9263964865e090158\",\"name\":\"Erich Chresnanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Erich Chresnanda\"},\"description\":\"Erich is a results-oriented Marketing Leader with over 10 years of experience crafting compelling brand narratives and executing data-driven campaigns across B2B and B2C sectors. He's also an expert in managing high-scale marketing budgets, by delivering up to 4x ROI, and driving billion-rupiah project acquisitions.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/erich-chresnanda-4a106862\\\/\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/erich-chresnanda\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Consideration Artinya Apa? Penjelasan, Contoh, dan Cara Meningkatkannya","description":"Consideration adalah tahap penting dalam customer journey. Simak arti, contoh, kesalahan umum, dan cara meningkatkan brand consideration di sini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/consideration-artinya\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Consideration Artinya Apa? Penjelasan, Contoh, dan Cara Meningkatkannya","og_description":"Consideration adalah tahap penting dalam customer journey. Simak arti, contoh, kesalahan umum, dan cara meningkatkan brand consideration di sini.","og_url":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/consideration-artinya\/","og_site_name":"JatisMobile","article_published_time":"2026-07-08T00:40:57+00:00","article_modified_time":"2026-07-13T00:54:44+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":675,"url":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/calon-pelanggan-membandingkan-produk-dan-chat-whatsapp.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Erich Chresnanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Erich Chresnanda","Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/consideration-artinya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/consideration-artinya\/"},"author":{"name":"Erich Chresnanda","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#\/schema\/person\/8e0b4cbdbdc62fb9263964865e090158"},"headline":"Consideration Artinya Apa? Ini Penjelasan, Contoh, dan Cara Meningkatkannya","datePublished":"2026-07-08T00:40:57+00:00","dateModified":"2026-07-13T00:54:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/consideration-artinya\/"},"wordCount":1712,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/consideration-artinya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/calon-pelanggan-membandingkan-produk-dan-chat-whatsapp.webp","articleSection":["Marketing dan Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/consideration-artinya\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/consideration-artinya\/","url":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/consideration-artinya\/","name":"Consideration Artinya Apa? Penjelasan, Contoh, dan Cara Meningkatkannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/consideration-artinya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/consideration-artinya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/calon-pelanggan-membandingkan-produk-dan-chat-whatsapp.webp","datePublished":"2026-07-08T00:40:57+00:00","dateModified":"2026-07-13T00:54:44+00:00","description":"Consideration adalah tahap penting dalam customer journey. Simak arti, contoh, kesalahan umum, dan cara meningkatkan brand consideration di sini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/consideration-artinya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/consideration-artinya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/consideration-artinya\/#primaryimage","url":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/calon-pelanggan-membandingkan-produk-dan-chat-whatsapp.webp","contentUrl":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/calon-pelanggan-membandingkan-produk-dan-chat-whatsapp.webp","width":1200,"height":675,"caption":"Calon pelanggan membandingkan pilihan produk sambil membuka chat WhatsApp dengan bisnis"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/consideration-artinya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/home-jatismobile-com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Marketing dan Bisnis","item":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/category\/marketing-dan-bisnis\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Consideration Artinya Apa? Ini Penjelasan, Contoh, dan Cara Meningkatkannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#website","url":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/","name":"JatisMobile","description":"IT Company","publisher":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#organization","name":"Jatis Mobile","url":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/logo-jatis-mobile.png","contentUrl":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/logo-jatis-mobile.png","width":160,"height":103,"caption":"Jatis Mobile"},"image":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#\/schema\/person\/8e0b4cbdbdc62fb9263964865e090158","name":"Erich Chresnanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Erich Chresnanda"},"description":"Erich is a results-oriented Marketing Leader with over 10 years of experience crafting compelling brand narratives and executing data-driven campaigns across B2B and B2C sectors. He's also an expert in managing high-scale marketing budgets, by delivering up to 4x ROI, and driving billion-rupiah project acquisitions.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/erich-chresnanda-4a106862\/"],"url":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/author\/erich-chresnanda\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19990","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19990"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19990\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20018,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19990\/revisions\/20018"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19992"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19990"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19990"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19990"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}