{"id":19879,"date":"2026-07-11T00:48:59","date_gmt":"2026-07-11T00:48:59","guid":{"rendered":"https:\/\/jatismobile.com\/?p=19879"},"modified":"2026-07-11T00:49:05","modified_gmt":"2026-07-11T00:49:05","slug":"apa-itu-repeat-order","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/apa-itu-repeat-order\/","title":{"rendered":"Cara Meningkatkan Repeat Order Lewat WhatsApp Business"},"content":{"rendered":"<figure class=\"wp-block-post-featured-image\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"385\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Featured-image-untuk-artikel-Apa-Itu-Repeat-Order.jpg\" class=\"attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image\" alt=\"Featured image untuk artikel Repeat Order\" style=\"object-fit:cover;\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Featured-image-untuk-artikel-Apa-Itu-Repeat-Order.jpg 600w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Featured-image-untuk-artikel-Apa-Itu-Repeat-Order-300x193.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak bisnis rela mengeluarkan anggaran besar demi mendapatkan pelanggan baru. Padahal repeat order dari pelanggan lama juga berpotensi meningkatkan penjualan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sayangnya, banyak pelanggan diabaikan setelah transaksi pertama. Chat mereka tenggelam, data tidak terpakai, dan tim sales tak punya alur *follow-up* untuk mengajak mereka belanja lagi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, artikel ini akan membahas cara meningkatkan repeat order melalui berbagai strategi, dari pendekatan manual sampai sistem yang lebih otomatis.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Repeat Order?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/photo\/woman-customer-paying-credit-card-using-nfc-technology-shopping-mall-635724650.html\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener nofollow\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"383\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Pelanggan-membayar-di-kasir.jpg\" alt=\"Pelanggan membayar di kasir\" class=\"wp-image-19904\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Pelanggan-membayar-di-kasir.jpg 600w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Pelanggan-membayar-di-kasir-300x192.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Sumber: depositphotos<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/photo\/woman-customer-paying-credit-card-using-nfc-technology-shopping-mall-635724650.html\"><\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Repeat order adalah pembelian ulang yang dilakukan oleh pelanggan Anda setelah transaksi pertama mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembelian berulang memiliki bobot yang setara, bahkan bisa lebih besar, dari order pertama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika transaksi pertama menjadi bukti pemasaran Anda berhasil, transaksi berulang adalah penentu apakah bisnis Anda dipercaya konsumen dan menghasilkan profit bagi perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang penting, jangan menganggap siklus pembelian berulang ini otomatis karena produk Anda berkualitas, ya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konsumen biasanya bertransaksi kembali karena puas dengan pengalaman belanja mereka. Bisa karena kecepatan respons, kemudahan transaksi, maupun layanan pasca-pembelian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang perlu dicatat repeat order memiliki batasan yang berbeda dengan reorder dan repurchase di dunia marketing:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Reorder:<\/strong> Aktivitas membeli kembali produk yang persis sama karena stoknya sudah habis digunakan. Misalnya, membeli ulang sabun atau bahan pokok bulanan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Repurchase:<\/strong> Tindakan pembelian kembali dari brand yang sama, termasuk mencoba varian produk baru.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tingginya repeat order umumnya mencerminkan customer retention yang baik. Artinya, bisnis berhasil mempertahankan pelanggan agar terus berbelanja dari waktu ke waktu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu cara mengukurnya adalah melalui metrik Repeat Purchase Rate dengan rumus berikut.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"912\" height=\"105\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Rumus-Repeat-Purchase-Rate.png\" alt=\"Rumus Repeat Purchase Rate\" class=\"wp-image-19906\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Rumus-Repeat-Purchase-Rate.png 912w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Rumus-Repeat-Purchase-Rate-300x35.png 300w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Rumus-Repeat-Purchase-Rate-768x88.png 768w\" sizes=\"(max-width: 912px) 100vw, 912px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, sebuah toko memiliki 1.000 pelanggan dalam satu periode. Sebanyak 280 di antaranya merupakan pelanggan yang kembali berbelanja. Perhitungannya menjadi:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(280 \u00f7 1.000) \u00d7 100% = 28%<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, Repeat Purchase Rate bisnis tersebut mencapai 28%.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu, apakah angka ini sudah tergolong baik? Sebenarnya, tidak ada patokan angka yang berlaku untuk semua industri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pun demikian, Alex Schultz, mantan VP of Growth Facebook, menyebut angka aman dan sehat <a href=\"https:\/\/www.startuparchive.org\/p\/facebook-vp-of-growth-alex-schultz-explains-how-to-estimate-a-good-retention-target-for-your-startup\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">untuk industri retail dan e-commerce ada di kisaran 20% &#8211; 30% per bulannya<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alex Schultz, mantan VP of Growth di Facebook, menyebut bahwa bisnis e-commerce umumnya sudah menunjukkan performa yang sehat jika <a href=\"http:\/\/startupclass.samaltman.com\/courses\/lec06\/\">20\u201330%<\/a> pelanggannya melakukan repurchase setiap bulan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kenapa Repeat Order Penting untuk Bisnis Anda?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengetahui apa itu repeat order barulah langkah awal. Inilah alasan repeat order penting bagi bisnis:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Biaya Akuisisi Pelanggan Baru Jauh Lebih Tinggi<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/photo\/couple-using-calculator-accounting-calculating-cost-economic-bil-315897086.html\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener nofollow\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"375\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Pemilik-bisnis-sedang-menghitung-biaya-operasional-toko.jpg\" alt=\"Pemilik bisnis sedang menghitung biaya operasional toko\" class=\"wp-image-19908\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Pemilik-bisnis-sedang-menghitung-biaya-operasional-toko.jpg 600w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Pemilik-bisnis-sedang-menghitung-biaya-operasional-toko-300x188.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Sumber: depositphotos<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/photo\/couple-using-calculator-accounting-calculating-cost-economic-bil-315897086.html\"><\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengandalkan iklan atau promosi besar-besaran untuk terus menggaet konsumen membutuhkan biaya akuisisi pelanggan (Customer Acquisition Cost) yang cukup tinggi<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahkan, untuk mendapatkan satu pelanggan, bisa <a href=\"https:\/\/www.forbes.com\/councils\/forbesbusinesscouncil\/2022\/12\/12\/customer-retention-versus-customer-acquisition\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">5-7 kali lipat lebih mahal<\/a> .<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah kenapa banyak yang memilih strategi organik seperti SEO atau content marketing yang&nbsp; CAC-nya lebih rendah di kisaran 60-75%. Namun, hasilnya baru mulai terlihat setelah 6-9 bulan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bandingkan jika pelanggan yang sudah mengenal dan percaya brand dengan adanya aktivitas pembelian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda hanya perlu re-engagement dengan biaya yang lebih murah. Jadi, dana lainnya bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas produk dan upaya promosi lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pelanggan Lama Menghasilkan Pendapatan Lebih Stabil<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/photo\/business-and-the-financial-reports-3308429.html\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener nofollow\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"353\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Berkas-laporan-finansial-bisnis.jpg\" alt=\"Berkas laporan finansial bisnis\" class=\"wp-image-19920\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Berkas-laporan-finansial-bisnis.jpg 600w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Berkas-laporan-finansial-bisnis-300x177.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Sumber: depositphotos<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/photo\/business-and-the-financial-reports-3308429.html\"><\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di tengah ketidakpastian pasar, pendapatan yang fluktuatif kerap menjadi faktor yang menyulitkan perencanaan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, adanya repeat order adalah salah satu solusi agar bisnis Anda bisa menjaga arus kas (predictable revenue) yang lebih stabil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebab, Anda bisa mendapatkan profit dari transaksi tanpa harus membangun kepercayaan dari awal. Jadi, konversi bisa diupayakan lebih cepat, bahkan dengan nilai pembelian lebih besar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahkan, peningkatan customer retention sebesar 5% dapat mendorong pertumbuhan profit hingga 25% atau lebih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan semua kelebihan itu, Anda bisa lebih baik dalam menyusun rencana investasi, mengelola stok, hingga menghadapi perubahan kondisi pasar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Repeat Order Meningkatkan Customer Lifetime Value<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/photo\/keyboard-pen-notebook-customer-lifetime-value-concept-white-desk-319568684.html\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener nofollow\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"372\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Grafik-Customer-Lifetime-Value-di-buku-catatan.jpg\" alt=\"Grafik Customer Lifetime Value di buku catatan\" class=\"wp-image-19912\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Grafik-Customer-Lifetime-Value-di-buku-catatan.jpg 600w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Grafik-Customer-Lifetime-Value-di-buku-catatan-300x186.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Sumber: depositphotos<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/photo\/keyboard-pen-notebook-customer-lifetime-value-concept-white-desk-319568684.html\"><\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sudahkah biaya akuisisi pelanggan memberikan hasil yang sepadan bagi bisnis Anda?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu cara mengetahuinya adalah mengukur customer lifetime value (CLV), yaitu total nilai yang dihasilkan seorang pelanggan selama bertransaksi dengan bisnis Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semakin tinggi CLV, semakin besar pula nilai yang diperoleh dari setiap pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Idealnya, CLV Anda memiliki rasio <a href=\"https:\/\/www.zendesk.com\/blog\/analytics-and-data\/customer-analytics\/customer-service-and-lifetime-customer-value\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">3:1<\/a> dengan CAC. Jadi, biaya mendapatkan satu pelanggan sebaiknya memberikan tiga kali nilai profit bagi bisnis. Di sinilah repeat order berperan penting.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CLV juga membantu bisnis mengambil keputusan berdasarkan data, misalnya dengan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mengenali pelanggan yang memberikan kontribusi pendapatan terbesar.<\/li>\n\n\n\n<li>Menemukan pelanggan yang mulai jarang bertransaksi sehingga berisiko berhenti membeli.<\/li>\n\n\n\n<li>Menentukan peluang upselling atau cross selling kepada pelanggan yang paling potensial.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Pelanggan Loyal Mendukung Pemasaran<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/photo\/hand-putting-customer-service-experience-review-card-box-symbolizing-feedback-820070308.html\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener nofollow\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"366\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Seseorang-memasukkan-ulasan-toko-ke-sebuah-kotak.jpg\" alt=\"Seseorang memasukkan ulasan toko ke sebuah kotak\" class=\"wp-image-19914\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Seseorang-memasukkan-ulasan-toko-ke-sebuah-kotak.jpg 600w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Seseorang-memasukkan-ulasan-toko-ke-sebuah-kotak-300x183.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Sumber: depositphotos<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/photo\/hand-putting-customer-service-experience-review-card-box-symbolizing-feedback-820070308.html\"><\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelanggan yang puas bukan hanya akan melakukan repeat order tapi biasanya tidak ragu untuk merekomendasikan bisnis Anda kepada keluarga, teman, atau rekan kerja mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rekomendasi seperti ini umumnya lebih efektif dan dipercaya daripada iklan berbayar, sekreatif apa pun kampanyenya. Artinya, bisa membantu upaya pemasaran Anda secara organik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, hal itu tentu tidak terjadi begitu saja. Anda harus mampu memiliki sebanyak mungkin konsumen yang puas dan loyal yang ikut membantu mendongkrak penjualan dan reputasi bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Upayanya bisa beragam. Salah satunya dengan <a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/segmentasi-audiens\/\">segmentasi pelanggan<\/a> yang tepat untuk memastikan mereka mendapatkan produk terbaik sesuai kebutuhan mereka.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">10 Cara Meningkatkan Repeat Order Lewat WhatsApp Business<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu, bagaimana cara meningkatkan repeat order agar pelanggan terus kembali bertransaksi? Berikut beberapa strategi yang bisa Anda terapkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Optimalkan Pengalaman Transaksi yang Tidak Terlupakan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keputusan pelanggan untuk kembali berbelanja sering kali sudah terbentuk sejak transaksi pertama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, pastikan setiap tahapan pembelian berjalan lancar, mulai dari proses pemesanan hingga layanan setelah transaksi. Perhatikan beberapa hal berikut.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pastikan kualitas produk sesuai dengan ekspektasi pelanggan<\/li>\n\n\n\n<li>Respons pertanyaan atau keluhan secepat mungkin<\/li>\n\n\n\n<li>Buat proses pemesanan sederhana dan mudah dipahami<\/li>\n\n\n\n<li>Kirim pesanan sesuai estimasi yang dijanjikan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semua itu merupakan <a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/apa-itu-touch-point\/\">customer touchpoint<\/a> yang penting. Dan pada interaksi pertama inilah kesan awal pelanggan terhadap bisnis Anda akan terbentuk dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagus apa pun strategi promosi berikutnya, pelanggan akan sulit kembali apabila pengalaman pertamanya mengecewakan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Minta Feedback Setelah Pembelian<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/photo\/business-and-the-financial-reports-3308429.html\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener nofollow\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"372\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Lembar-feedback-survey.jpg\" alt=\"Lembar feedback survey\" class=\"wp-image-19910\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Lembar-feedback-survey.jpg 600w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Lembar-feedback-survey-300x186.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Sumber: depositphotos<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/photo\/business-survey-20598623.html\"><\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepuasan pelanggan setelah transaksi itu penting untuk mendorong repeat order. Namun, bagaimana Anda tahu bahwa pengalaman belanja mereka menyenangkan?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak bisnis berhenti komunikasi setelah pesanan dikirim. Padahal, pesan singkat meminta feedback bisa membuat pelanggan merasa dihargai dan menjadi bahan evaluasi bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pun demikian, perhatikan waktu pengirimannya. Tunggu hingga produk diterima atau layanan selesai digunakan, lalu kirim pesan singkat seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Apakah produk sudah diterima dengan baik?<\/li>\n\n\n\n<li>Apakah ada kendala selama proses penggunaan?<\/li>\n\n\n\n<li>Apa yang masih bisa kami tingkatkan?<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara ini dapat dilakukan secara manual melalui chat pribadi maupun menggunakan <a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/whatsapp-tips\/contoh-template-customer-service-di-whatsapp\/\">template pesan Customer Service di WhatsApp Business<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain membantu memperbaiki kualitas layanan, pelanggan juga lebih terdorong untuk kembali bertransaksi ketika mereka merasa didengarkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Bangun Program Loyalitas yang Sederhana dan Jelas<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jangan ragu membuat program loyalitas pelanggan untuk meningkatkan repeat order.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program tersebut harus mudah diikuti agar pelanggan tertarik menjadi bagiannya. Sebagai contoh, Anda dapat menawarkan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Poin yang dapat ditukar dengan potongan harga.<\/li>\n\n\n\n<li>Stamp card digital setelah sejumlah transaksi.<\/li>\n\n\n\n<li>Voucher khusus untuk pelanggan tetap.<\/li>\n\n\n\n<li>Akses lebih awal ke promo atau produk baru.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang tak kalah penting, sesuaikan reward dengan tahap perjalanan pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelanggan baru mendapat insentif di pembelian kedua. Pelanggan yang jarang bertransaksi mendapatkan promo khusus di transaksi tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, WhatsApp dapat dimanfaatkan untuk mengirim pengingat poin, informasi reward yang hampir kedaluwarsa, atau pemberitahuan promo khusus.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Kirim Pesan Follow-Up Personal Setelah Transaksi Selesai<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/photo\/high-angle-crop-anonymous-female-sender-packing-order-envelope-putting-551152942.html\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener nofollow\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"375\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Pelaku-bisnis-memasukkan-thank-you-note-ke-dalam-paket.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-19916\" style=\"width:600px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Pelaku-bisnis-memasukkan-thank-you-note-ke-dalam-paket.jpg 600w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Pelaku-bisnis-memasukkan-thank-you-note-ke-dalam-paket-300x188.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Sumber: depositphotos<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/photo\/high-angle-crop-anonymous-female-sender-packing-order-envelope-putting-551152942.html\"><\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tak hanya saat akan meminta feedback, Anda perlu melakukan follow up setelah transaksi dari konsumen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, pelanggan yang menerima ucapan terima kasih atau tindak lanjut setelah berbelanja biasanya merasa lebih dihargai daripada pelanggan yang hanya menerima konfirmasi pesanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Isi follow-up tidak perlu panjang. Anda dapat menyampaikan beberapa hal berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Ucapan terima kasih.<\/li>\n\n\n\n<li>Memastikan produk diterima dengan baik.<\/li>\n\n\n\n<li>Menanyakan pengalaman penggunaan.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengundang pelanggan memberikan ulasan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di tahap awal, follow-up ini masih bisa dilakukan secara manual.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seiring bertambahnya jumlah customer, Anda dapat mempertimbangkan <a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/whatsapp-tips\/whatsapp-order-automation\/\">otomatisasi order di WhatsApp<\/a> agar seluruh proses berjalan lebih konsisten tanpa membebani tim operasional.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Otomatiskan Follow-Up dengan Template Pesan WhatsApp<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rutin mengirim follow-up tapi masih melakukannya secara manual? Meskipun langkah itu tepat, tapi menggunakan template pesan yang dikirim berdasarkan aktivitas customer jauh lebih efektif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alurnya bisa dibuat sederhana, misalnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pelanggan menyelesaikan transaksi.<\/li>\n\n\n\n<li>Sistem mencatat status pesanan telah selesai.<\/li>\n\n\n\n<li>Dua hari kemudian, pelanggan menerima pesan follow-up secara otomatis.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara ini membantu memastikan setiap pelanggan memperoleh pengalaman pelanggan (<a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/whatsapp-tips\/omnichannel-customer-experience\/\">customer experience<\/a>) yang konsisten tanpa bergantung pada kapasitas admin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tim marketing pun dapat lebih fokus menangani pertanyaan pelanggan atau aktivitas lain yang membutuhkan interaksi langsung.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Kirim Pengingat atau Penawaran Berbasis Waktu<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/editorial\/paris-france-jul-2023-personal-view-male-hand-holding-newest-683116794.html\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener nofollow\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"379\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Penawaran-terbatas-di-event-Amazon-Prime-Day.jpg\" alt=\"Penawaran terbatas di event Amazon Prime Day\" class=\"wp-image-19922\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Penawaran-terbatas-di-event-Amazon-Prime-Day.jpg 600w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Penawaran-terbatas-di-event-Amazon-Prime-Day-300x190.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-element-caption\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/photo\/high-angle-crop-anonymous-female-sender-packing-order-envelope-putting-551152942.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><\/a><em>Sumber: depositphotos<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/editorial\/paris-france-jul-2023-personal-view-male-hand-holding-newest-683116794.html\"><\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bantu konsumen mendapatkan pengalaman bertransaksi yang nyaman dengan bisnis Anda. Salah satunya dengan mengirim pengingat atau penawaran sesuai kebutuhan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak semua orang ingat kapan harus membeli lagi suatu produk. Terutama, untuk produk dengan masa pakai tertentu, bisnis bisa mengirim pengingat sebelum stok mereka habis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Strategi ini cocok diterapkan pada produk yang memiliki siklus pembelian relatif tetap, seperti skincare, kopi, vitamin, makanan hewan, atau kebutuhan rumah tangga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, Anda bisa menggunakan pesan berikut: <em>&#8220;Halo, Kak [Nama Pelanggan]. Biasanya produk yang Anda beli mulai habis sekitar minggu ini. Kalau ingin stok baru, kami siap membantu.&#8221;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Agar pengingat tetap relevan, perhatikan beberapa hal berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Gunakan riwayat pembelian sebagai acuan.<\/li>\n\n\n\n<li>Sesuaikan waktu pengiriman dengan siklus penggunaan produk.<\/li>\n\n\n\n<li>Sertakan call-to-action (CTA) yang sederhana.<\/li>\n\n\n\n<li>Hindari mengirim pengingat terlalu sering.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Lakukan Cross-sell Berbasis Histori Pembelian<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mendorong repeat order, selalu berikan alasan bagi konsumen untuk membeli produk. Salah satunya dengan upaya cross selling.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mudahnya, Anda akan mencoba menawarkan produk lain yang berkaitan dengan transaksi yang dilakukan. Yang penting, strategi cross sell harus berdasar histori transaksi, bukan tebakan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagaimana melakukannya? Manfaatkan sistem CRM untuk membantu melihat histori transaksi setiap pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Informasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk memberikan rekomendasi yang benar-benar sesuai, misalnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Membeli printer \u2192 tawarkan tinta atau kertas.<\/li>\n\n\n\n<li>Membeli skincare \u2192 rekomendasikan serum dalam rangkaian yang sama.<\/li>\n\n\n\n<li>Membeli mesin kopi \u2192 tawarkan biji kopi atau perlengkapan pendukung.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukan hanya riwayat pembelian, Anda juga dapat mempertimbangkan lokasi, kategori produk yang paling sering dibeli, maupun frekuensi transaksi sebagai panduan rekomendasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk melakukannya dengan lebih personal, WhatsApp bisa menjadi saluran yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Broadcast Penawaran Eksklusif ke Segmen Pelanggan Aktif<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/editorial\/whatsapp-editorial-photo-has-been-captured-baku-azerbaijan-2025-854324136.html\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener nofollow\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"373\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Fitur-Chat-Baru-di-WhatsApp.jpg\" alt=\"Fitur Chat Baru di WhatsApp\" class=\"wp-image-19924\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Fitur-Chat-Baru-di-WhatsApp.jpg 600w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Fitur-Chat-Baru-di-WhatsApp-300x187.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-element-caption\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/photo\/high-angle-crop-anonymous-female-sender-packing-order-envelope-putting-551152942.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><\/a><em>Sumber: depositphotos<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/editorial\/whatsapp-editorial-photo-has-been-captured-baku-azerbaijan-2025-854324136.html\"><\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tak jarang strategi <a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/whatsapp-tips\/apa-itu-broadcast-whatsapp\/\">broadcast WhatsApp<\/a> menjadi cara untuk mendorong repeat order. Pun demikian, apakah semua pelanggan perlu menerima penawaran yang sama?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawabannya, belum tentu. Itulah kenapa Anda perlu segmentasi audiens untuk memastikan hanya mereka yang berpotensi melakukan pembelian berulang yang mendapatkannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda dapat membuat beberapa segmen seperti berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pelanggan yang sudah membeli lebih dari dua kali.<\/li>\n\n\n\n<li>Pelanggan dengan total belanja di atas nominal tertentu.<\/li>\n\n\n\n<li>Pelanggan yang aktif bertransaksi dalam tiga bulan terakhir.<\/li>\n\n\n\n<li>Member atau pelanggan program loyalitas.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu, sesuaikan isi pesannya untuk setiap kelompok. Kalimat seperti &#8220;Promo khusus pelanggan setia kami&#8221; atau &#8220;Penawaran ini kami siapkan khusus untuk Anda&#8221; akan terasa lebih eksklusif dibanding promo yang dikirim ke seluruh database.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">9. Bangun Alur Re-engagement untuk Pelanggan yang Lama Tidak Aktif<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada yang membeli produk setiap bulan. Ada pula yang baru membeli lagi setelah beberapa bulan. Itulah mengapa Anda perlu menentukan kapan pembeli dinyatakan sudah tidak aktif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, Anda bisa mengkategorikan pelanggan tidak melakukan transaksi selama 30 hari sebagai tidak aktif. Atau menunggu hingga 60, atau 90 hari dulu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah kriterianya ditetapkan, susun alur komunikasi yang konsisten, misalnya:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Sistem mendeteksi pelanggan yang sudah melewati batas waktu transaksi.<\/li>\n\n\n\n<li>Kirim pesan pengingat yang bersifat personal.<\/li>\n\n\n\n<li>Berikan penawaran khusus apabila belum ada respons.<\/li>\n\n\n\n<li>Pindahkan pelanggan ke segmen lain jika tetap belum bertransaksi.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alur seperti ini membantu menjaga hubungan dengan pelanggan sebelum mereka benar-benar meninggalkan bisnis Anda sehingga Anda bisa segera menerapkan <a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/lead-nurturing-adalah\/\">strategi lead nurturing<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">10. Integrasikan WhatsApp dengan Sistem Bisnis untuk Personalisasi yang Scalable<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/editorial\/jhargram-india-january-2021-close-woman-holding-smartphone-reading-whatsapp-442792620.html\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener nofollow\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"368\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Halaman-Welcome-to-WhatsApp-di-layar-HP.jpg\" alt=\"Halaman Welcome to WhatsApp di layar HP\" class=\"wp-image-19926\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Halaman-Welcome-to-WhatsApp-di-layar-HP.jpg 600w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Halaman-Welcome-to-WhatsApp-di-layar-HP-300x184.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-element-caption\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/photo\/high-angle-crop-anonymous-female-sender-packing-order-envelope-putting-551152942.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><\/a><em>Sumber: depositphotos<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/depositphotos.com\/editorial\/jhargram-india-january-2021-close-woman-holding-smartphone-reading-whatsapp-442792620.html\"><\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda masih bisa mengupayakan semua strategi sebelumnya secara manual, meskipun cukup rumit. Namun, bayangkan kalau jumlah pelanggan dan transaksi terus bertambah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah kenapa integrasi sistem seperti WhatsApp dengan CRM atau sistem transaksi lain sangat direkomendasikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuannya, membantu seluruh data pelanggan terhubung dalam satu alur. Mulai dari riwayat pembelian, produk yang dipesan, hingga waktu transaksi terakhir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan adanya integrasi, berbagai aktivitas dapat berjalan tanpa perlu dikerjakan manual lagi sebagai <a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/omnichannel-tips\/apa-itu-omnichannel-marketing\/\">strategi omnichannel marketing<\/a> yang jitu, misalnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mengirim follow-up beberapa hari setelah transaksi selesai.<\/li>\n\n\n\n<li>Memberikan pengingat saat pelanggan diperkirakan membutuhkan produk kembali.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengirim rekomendasi produk pelengkap berdasarkan histori pembelian.<\/li>\n\n\n\n<li>Menjalankan campaign re-engagement untuk pelanggan yang sudah lama tidak bertransaksi.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengelompokkan pelanggan secara otomatis agar setiap broadcast dikirim ke segmen yang paling relevan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Otomasi seperti ini membuat komunikasi tetap personal meski pelanggan jumlah pelanggan terus bertambah sebagai dasar <a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/conversational-commerce\/\">conversational commerce<\/a> yang memberikan profit bagi bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ Seputar Apa Itu Repeat Order<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masih ada beberapa hal tentang repeat order yang sering ditanyakan pelaku bisnis. Simak jawabannya di bawah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apa bedanya repeat order dengan reorder?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Repeat order artinya pembelian kembali di bisnis yang sama, meskipun produknya berbeda. Sementara, reorder adalah pembelian ulang produk yang sama karena produk sudah habis atau perlu diganti. Keduanya sama-sama bentuk loyalitas pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Berapa frekuensi ideal mengirim pesan follow-up ke pelanggan lewat WhatsApp?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tergantung jenis produknya. Untuk makanan, minuman, atau skincare, umumnya perlu follow-up lebih sering dibanding produk lain yang tahan lama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, jangan hanya fokus pada seberapa sering tapi seberapa relevan pesannya. Salah-salah bisa dianggap spam dan tidak mendukung upaya repeat order yang ingin diupayakan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apakah WhatsApp Business bisa diintegrasikan dengan sistem CRM atau transaksi yang sudah ada?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ya, WhatsApp Business API bisa diintegrasikan dengan CRM atau sistem transaksi yang sudah ada, baik untuk pengiriman pesan yang lebih personal dan otomatis berbasis data pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Mulai dari mana kalau bisnis belum punya data pelanggan yang terstruktur?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mulailah dari data yang sudah dimiliki, misalnya nomor WhatsApp pelanggan lama.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maka, biasakan untuk mencatat informasi seperti nama, produk yang dibeli, dan tanggal transaksi yang bermanfaat untuk segmentasi pelanggan dan alur komunikasi yang lebih terarah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Maksimalkan Repeat Order dengan Strategi yang Tepat<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meningkatkan penjualan produk tak cukup hanya dengan promosi. Anda bisa memanfaatkan repeat order dari pelanggan yang pernah bertransaksi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kunci keberhasilannya ada pada komunikasi yang konsisten dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Plus, melakukannya dengan sistem yang efektif agar mudah dan lebih konsisten.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, salah satu channel rekomendasi untuk upaya tersebut adalah WhatsApp yang dikenal luas. Namun, jangan hanya gunakan WhatsApp biasa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Manfaatkan <a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/whatsapp\/\">WhatsApp Business API<\/a> yang bisa membantu Anda mengelola follow-up otomatis, broadcast personal, dan integrasi dengan sistem bisnis yang ada.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tertarik mencobanya untuk mendukung pertumbuhan bisnis Anda?<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/whatsapp\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"256\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/KV_WABA-Article-1-1024x256.png\" alt=\"WhatsApp Business API dari Jatis\" class=\"wp-image-8010\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/KV_WABA-Article-1-1024x256.png 1024w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/KV_WABA-Article-1-300x75.png 300w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/KV_WABA-Article-1-768x192.png 768w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/KV_WABA-Article-1-1536x384.png 1536w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/KV_WABA-Article-1-2048x512.png 2048w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/KV_WABA-Article-1-600x150.png 600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak bisnis rela mengeluarkan anggaran besar demi mendapatkan pelanggan baru. Padahal repeat order dari pelanggan lama juga berpotensi meningkatkan penjualan.&nbsp; Sayangnya, banyak pelanggan diabaikan setelah transaksi pertama. Chat mereka tenggelam, data tidak terpakai, dan tim sales tak punya alur *follow-up* untuk mengajak mereka belanja lagi. Nah, artikel ini akan membahas cara meningkatkan repeat order melalui [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":19880,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[51],"tags":[],"class_list":["post-19879","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-marketing-dan-bisnis"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Meningkatkan Repeat Order Lewat WhatsApp Business<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jangan biarkan pembeli berpindah ke kompetitor. Pelajari cara meningkatkan repeat order lewat strategi komunikasi yang personal dan efektif!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/apa-itu-repeat-order\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Meningkatkan Repeat Order Lewat WhatsApp Business\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jangan biarkan pembeli berpindah ke kompetitor. Pelajari cara meningkatkan repeat order lewat strategi komunikasi yang personal dan efektif!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/apa-itu-repeat-order\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"JatisMobile\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-11T00:48:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-11T00:49:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Featured-image-untuk-artikel-Apa-Itu-Repeat-Order.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"385\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Erich Chresnanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Erich Chresnanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/apa-itu-repeat-order\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/apa-itu-repeat-order\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Erich Chresnanda\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8e0b4cbdbdc62fb9263964865e090158\"},\"headline\":\"Cara Meningkatkan Repeat Order Lewat WhatsApp Business\",\"datePublished\":\"2026-07-11T00:48:59+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-11T00:49:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/apa-itu-repeat-order\\\/\"},\"wordCount\":2250,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/apa-itu-repeat-order\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/Featured-image-untuk-artikel-Apa-Itu-Repeat-Order.jpg\",\"articleSection\":[\"Marketing dan Bisnis\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/apa-itu-repeat-order\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/apa-itu-repeat-order\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/apa-itu-repeat-order\\\/\",\"name\":\"Cara Meningkatkan Repeat Order Lewat WhatsApp Business\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/apa-itu-repeat-order\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/apa-itu-repeat-order\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/Featured-image-untuk-artikel-Apa-Itu-Repeat-Order.jpg\",\"datePublished\":\"2026-07-11T00:48:59+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-11T00:49:05+00:00\",\"description\":\"Jangan biarkan pembeli berpindah ke kompetitor. Pelajari cara meningkatkan repeat order lewat strategi komunikasi yang personal dan efektif!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/apa-itu-repeat-order\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/apa-itu-repeat-order\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/apa-itu-repeat-order\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/Featured-image-untuk-artikel-Apa-Itu-Repeat-Order.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/Featured-image-untuk-artikel-Apa-Itu-Repeat-Order.jpg\",\"width\":600,\"height\":385,\"caption\":\"Featured image untuk artikel Repeat Order\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/apa-itu-repeat-order\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/home-jatismobile-com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Marketing dan Bisnis\",\"item\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/marketing-dan-bisnis\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Cara Meningkatkan Repeat Order Lewat WhatsApp Business\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"JatisMobile\",\"description\":\"IT Company\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Jatis Mobile\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/logo-jatis-mobile.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/logo-jatis-mobile.png\",\"width\":160,\"height\":103,\"caption\":\"Jatis Mobile\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8e0b4cbdbdc62fb9263964865e090158\",\"name\":\"Erich Chresnanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Erich Chresnanda\"},\"description\":\"Erich is a results-oriented Marketing Leader with over 10 years of experience crafting compelling brand narratives and executing data-driven campaigns across B2B and B2C sectors. He's also an expert in managing high-scale marketing budgets, by delivering up to 4x ROI, and driving billion-rupiah project acquisitions.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/erich-chresnanda-4a106862\\\/\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/erich-chresnanda\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Meningkatkan Repeat Order Lewat WhatsApp Business","description":"Jangan biarkan pembeli berpindah ke kompetitor. Pelajari cara meningkatkan repeat order lewat strategi komunikasi yang personal dan efektif!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/apa-itu-repeat-order\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Meningkatkan Repeat Order Lewat WhatsApp Business","og_description":"Jangan biarkan pembeli berpindah ke kompetitor. Pelajari cara meningkatkan repeat order lewat strategi komunikasi yang personal dan efektif!","og_url":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/apa-itu-repeat-order\/","og_site_name":"JatisMobile","article_published_time":"2026-07-11T00:48:59+00:00","article_modified_time":"2026-07-11T00:49:05+00:00","og_image":[{"width":600,"height":385,"url":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Featured-image-untuk-artikel-Apa-Itu-Repeat-Order.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Erich Chresnanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Erich Chresnanda","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/apa-itu-repeat-order\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/apa-itu-repeat-order\/"},"author":{"name":"Erich Chresnanda","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#\/schema\/person\/8e0b4cbdbdc62fb9263964865e090158"},"headline":"Cara Meningkatkan Repeat Order Lewat WhatsApp Business","datePublished":"2026-07-11T00:48:59+00:00","dateModified":"2026-07-11T00:49:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/apa-itu-repeat-order\/"},"wordCount":2250,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/apa-itu-repeat-order\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Featured-image-untuk-artikel-Apa-Itu-Repeat-Order.jpg","articleSection":["Marketing dan Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/apa-itu-repeat-order\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/apa-itu-repeat-order\/","url":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/apa-itu-repeat-order\/","name":"Cara Meningkatkan Repeat Order Lewat WhatsApp Business","isPartOf":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/apa-itu-repeat-order\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/apa-itu-repeat-order\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Featured-image-untuk-artikel-Apa-Itu-Repeat-Order.jpg","datePublished":"2026-07-11T00:48:59+00:00","dateModified":"2026-07-11T00:49:05+00:00","description":"Jangan biarkan pembeli berpindah ke kompetitor. Pelajari cara meningkatkan repeat order lewat strategi komunikasi yang personal dan efektif!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/apa-itu-repeat-order\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/apa-itu-repeat-order\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/apa-itu-repeat-order\/#primaryimage","url":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Featured-image-untuk-artikel-Apa-Itu-Repeat-Order.jpg","contentUrl":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Featured-image-untuk-artikel-Apa-Itu-Repeat-Order.jpg","width":600,"height":385,"caption":"Featured image untuk artikel Repeat Order"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/apa-itu-repeat-order\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/home-jatismobile-com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Marketing dan Bisnis","item":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/category\/marketing-dan-bisnis\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Cara Meningkatkan Repeat Order Lewat WhatsApp Business"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#website","url":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/","name":"JatisMobile","description":"IT Company","publisher":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#organization","name":"Jatis Mobile","url":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/logo-jatis-mobile.png","contentUrl":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/logo-jatis-mobile.png","width":160,"height":103,"caption":"Jatis Mobile"},"image":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#\/schema\/person\/8e0b4cbdbdc62fb9263964865e090158","name":"Erich Chresnanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Erich Chresnanda"},"description":"Erich is a results-oriented Marketing Leader with over 10 years of experience crafting compelling brand narratives and executing data-driven campaigns across B2B and B2C sectors. He's also an expert in managing high-scale marketing budgets, by delivering up to 4x ROI, and driving billion-rupiah project acquisitions.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/erich-chresnanda-4a106862\/"],"url":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/author\/erich-chresnanda\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19879","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19879"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19879\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19928,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19879\/revisions\/19928"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19880"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19879"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19879"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19879"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}