{"id":19630,"date":"2026-06-24T14:23:35","date_gmt":"2026-06-24T14:23:35","guid":{"rendered":"https:\/\/jatismobile.com\/?p=19630"},"modified":"2026-06-28T14:30:52","modified_gmt":"2026-06-28T14:30:52","slug":"conversion-rate-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/conversion-rate-adalah\/","title":{"rendered":"Cara Meningkatkan Conversion Rate: 10 Strategi yang Benar-Benar Berdampak"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apakah traffic besar selalu berarti penjualan banyak? Di banyak bisnis, tidak begitu. Kadang dari 1.000 pengunjung website atau calon pembeli di WhatsApp, hanya 20 yang jadi bertransaksi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sisanya? Pergi tanpa jejak. Dan itu masalah perlu diatasi dengan meningkatkan conversion rate. Namun, bagaimana caranya?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artikel ini mengupas strategi conversion rate optimization, mulai dari kecepatan follow-up, personalisasi pesan, dan WhatsApp Business API sebagai channel closing. Simak selengkapnya!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu Conversion Rate dan Kenapa Penting?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"675\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/rumus-conversion-rate-dengan-contoh-jumlah-pengunjung-dan-konversi.webp\" alt=\"Rumus conversion rate dengan contoh jumlah pengunjung dan konversi\" class=\"wp-image-19634\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/rumus-conversion-rate-dengan-contoh-jumlah-pengunjung-dan-konversi.webp 1200w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/rumus-conversion-rate-dengan-contoh-jumlah-pengunjung-dan-konversi-300x169.webp 300w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/rumus-conversion-rate-dengan-contoh-jumlah-pengunjung-dan-konversi-1024x576.webp 1024w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/rumus-conversion-rate-dengan-contoh-jumlah-pengunjung-dan-konversi-768x432.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Conversion rate adalah persentase pengunjung atau calon pelanggan yang melakukan tindakan sesuai tujuan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tindakan ini bisa berupa pembelian, pengisian formulir, pendaftaran akun, klik tombol WhatsApp, permintaan demo, atau tindakan lain yang dianggap bernilai dalam funnel penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara umum, conversion rate penting untuk mengetahui apakah bisnis mendapatkan traffic berkualitas dan kesesuaian strategi pemasaran.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika traffic tinggi tapi conversion rate rendah, bisa saja ada kendala pada relevansi penawaran dengan kebutuhan audiens, kualitas konten, follow-up, atau lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa alasan conversion rate perlu dipantau:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menunjukkan efisiensi biaya marketing dari traffic atau budget yang sama.<\/li>\n\n\n\n<li>Membantu membaca kualitas funnel, mulai dari iklan, landing page, form, WhatsApp, sampai proses penjualan.<\/li>\n\n\n\n<li>Membantu menentukan prioritas optimasi sebelum bisnis menambah budget iklan.<\/li>\n\n\n\n<li>Menghubungkan aktivitas marketing dengan dampak bisnis yang lebih nyata.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam praktiknya, conversion rate optimization adalah proses memperbaiki pengalaman, pesan, dan alur agar lebih banyak calon pelanggan mengambil tindakan yang diharapkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Menghitung Conversion Rate<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"675\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/dashboard-pengukuran-conversion-rate-website-dan-whatsapp-untuk-bisnis.webp\" alt=\"Dashboard pengukuran conversion rate website dan WhatsApp untuk bisnis\" class=\"wp-image-19636\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/dashboard-pengukuran-conversion-rate-website-dan-whatsapp-untuk-bisnis.webp 1200w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/dashboard-pengukuran-conversion-rate-website-dan-whatsapp-untuk-bisnis-300x169.webp 300w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/dashboard-pengukuran-conversion-rate-website-dan-whatsapp-untuk-bisnis-1024x576.webp 1024w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/dashboard-pengukuran-conversion-rate-website-dan-whatsapp-untuk-bisnis-768x432.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk menghitung conversion rate, Anda bisa menggunakan rumus dasar berikut:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Conversion Rate = Jumlah Konversi \u00c3\u00b7 Total Pengunjung \u00c3\u2014 100%<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, sebuah landing page mendapat 5.000 pengunjung dalam satu bulan dan menghasilkan 150 pengisian formulir. Maka conversion rate halaman tersebut adalah:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">150 \u00c3\u00b7 5.000 \u00c3\u2014 100% = 3%.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari rumus tersebut, terlihat bahwa conversion rate tidak hanya tentang pembelian sebuah produk. Setiap bisnis punya tujuan berbeda dengan perhitungan conversion rate sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, ketika seseorang bertanya &#8220;berapa conversion rate-nya?&#8221;, jawabannya tergantung pada channel dan tujuan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah kenapa sebelum menggunakan formula di atas, tentukan langkah menghitung:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Tentukan tujuan konversi<\/li>\n\n\n\n<li>Tentukan total audiens dari sumber traffic<\/li>\n\n\n\n<li>Bagi jumlah konversi dengan total audiens, kalikan 100%<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bisnis biasanya memilih satu conversion rate utama sebagai tolok ukur. Pun demikian, mengukur conversion rate per channel dan tahap, Anda bisa tahu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Apakah iklan Google lebih efektif dari Instagram?<\/li>\n\n\n\n<li>Apakah landing page atau follow-up yang bermasalah?<\/li>\n\n\n\n<li>Masalah lainnya?<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda memanfaatkan WhatsApp, Anda juga perlu melihat metrik lain seperti open rate, CTR, dan response rate sebelum masuk ke perhitungan conversion rate yang cukup penting.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mulailah dengan belajar <a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/cara-menghitung-ctr-whatsapp\/\">cara menghitung CTR WhatsApp<\/a> dan kuasai <a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/whatsapp-tips\/cara-tracking-roi-whatsapp\/\">cara tracking ROI<\/a> sesuai strategi bisnis yang Anda jalankan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">10 Cara Meningkatkan Conversion Rate<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"675\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/strategi-meningkatkan-conversion-rate-dari-landing-page-hingga-follow-up-whatsapp.webp\" alt=\"Strategi meningkatkan conversion rate dari landing page hingga follow-up WhatsApp\" class=\"wp-image-19638\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/strategi-meningkatkan-conversion-rate-dari-landing-page-hingga-follow-up-whatsapp.webp 1200w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/strategi-meningkatkan-conversion-rate-dari-landing-page-hingga-follow-up-whatsapp-300x169.webp 300w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/strategi-meningkatkan-conversion-rate-dari-landing-page-hingga-follow-up-whatsapp-1024x576.webp 1024w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/strategi-meningkatkan-conversion-rate-dari-landing-page-hingga-follow-up-whatsapp-768x432.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Inilah beberapa strategi meningkatkan conversion rate yang bisa Anda pelajari:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Optimasi Landing Page agar Fokus pada Satu Tujuan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi Anda yang fokus transaksi bisnisnya menggunakan website, penting untuk terus melakukan optimasi landing page.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Landing page yang baik akan membuat pengunjung paham pesan utama bisnis, manfaat produk, bukti pendukung seperti social proof, dan call to action untuk mendongkrak konversi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pastikan halaman menjawab tiga pertanyaan dasar: apa yang ditawarkan, kenapa itu relevan, dan apa yang harus dilakukan setelahnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Gunakan CTA yang Spesifik dan Kontekstual<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara meningkatkan konversi penjualan online berpusat pada CTA, baik itu di website, WhatsApp, atau media sosial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CTA seperti &#8220;Submit&#8221; atau &#8220;Klik di sini&#8221; sudah terlalu umum. Jadi, jangan dijadikan prioritas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konversi bisa lebih mudah terjadi jika CTA menjelaskan manfaat atau langkah berikutnya. Misalnya, &#8220;Minta Penawaran&#8221;, &#8220;Konsultasi Lewat WhatsApp&#8221;, atau &#8220;Download Panduan&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CTA juga perlu sesuai dengan tahap customer journey. Calon konsumen dan pelanggan lama tentu membutuhkan bentuk ajakan yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Lakukan A\/B Testing pada Elemen Kunci<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">A\/B testing membandingkan dua versi elemen pada web, email, atau iklan untuk menentukan mana yang lebih efektif meningkatkan konversi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengguna dibagi acak ke grup A dan B, lalu dicatat sebagai data untuk menentukan strategi yang akan digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daripada sekadar mengganti warna tombol tanpa data atau alasan yang jelas, penting untuk fokus pada elemen yang berhubungan langsung dengan keputusan pengunjung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa contoh elemen untuk A\/B testing adalah headline, penawaran utama, format form, CTA, urutan informasi, dan bukti sosial. Setiap tes sebaiknya punya hipotesis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Permudah Proses Checkout atau Pendaftaran<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bayangkan banyak calon pelanggan sudah tertarik membeli produk. Namun, membatalkannya karena proses terlalu panjang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, banyaknya isian form yang terlalu banyak atau tahapan proses yang lama bisa menurunkan minat pembeli.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Singkatnya, proses checkout yang membingungkan membuat pelanggan meninggalkan transaksi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk meningkatkan conversion rate, mudahkan proses checkout dengan mengurangi langkah yang tidak perlu. Fokus pada terjadinya konversi dengan cepat sesuai kebutuhan konsumen.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Tampilkan Bukti Sosial yang Relevan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sering melihat website yang memuat testimoni pelanggan? Itu disebut sebagai social proof, dan merupakan salah satu cara meningkatkan conversion rate.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuan dari testimoni adalah menunjukkan bahwa bisnis tersebut kredibel dan produk yang ditawarkan berkualitas baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika ingin menjadikannya upaya meningkatkan conversion rate, jangan hanya menampilkan komentar umum seperti &#8220;layanannya bagus&#8221;, tunjukkan masalah, proses, dan hasil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, tak hanya itu. Ada juga social proof berupa rating, studi kasus, logo klien, dan ulasan pelanggan. Semuanya bertujuan untuk membantu membangun kepercayaan pada bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Segmentasikan Pelanggan Sebelum Mengirim Pesan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masih sering pesan yang sama dikirim ke semua orang lewat WhatsApp atau email? Jika masih dilakukan, ini bisa jadi penyebab conversion rate tidak dapat meningkat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap calon pelanggan itu berbeda. Ada yang baru kenal brand, membandingkan produk, pernah tanya harga, atau hampir membeli tapi belum melanjutkan checkout.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Solusinya, segmentasi pelanggan. Data seperti riwayat interaksi, sumber lead, halaman yang dikunjungi, produk yang diminati bisa memberikan Anda ide pesan komunikasi yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya, pengunjung yang baru download panduan edukatif tak perlu langsung menerima pesan penjualan. Berikan mereka informasi contoh penggunaan atau edukasi produk lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Lakukan Follow-Up Cepat di Kanal yang Tepat<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Makin cepat Anda bisa melakukan follow-up pada konsumen yang ingin membeli produk, makin besar potensi conversion rate yang didapat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, saat seseorang mengisi form, klik chat, atau tanya harga, minat mereka tinggi. Jika follow-up terlalu lama, mereka bisa beralih ke kompetitor, atau kehilangan urgensi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah kenapa memilih channel komunikasi untuk bisnis juga penting demi strategi meningkatkan conversion rate. Di Indonesia, WhatsApp merupakan yang paling ideal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penggunanya banyak, komunikasi lebih natural, dan sudah banyak sistem yang mendukung bisnis menjalankan sistem yang terpusat seperti <a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/whatsapp\/\">WhatsApp Business API<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda bisa membuat alur follow-up yang lebih rapi, mengatur template pesan, menjaga konsistensi respons, dan memastikan calon pelanggan tidak terlewat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Sesuaikan Pesan dengan Tahap Customer Journey<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Customer journey setiap pelanggan berbeda. Ada yang langsung membeli setelah melihat iklan, ada yang perlu informasi tambahan, membandingkan opsi, atau bertanya ke tim sales dulu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk pengunjung baru di website, fokus pesan pada edukasi dan masalah mereka. Untuk lead dari Whatsapp, berikan pesan lebih spesifik tentang fitur, manfaat, harga, atau implementasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk pelanggan yang hampir membeli, pesan bisa membantu mengurangi keraguan terakhir, seperti cara pembayaran, keamanan transaksi, atau jadwal onboarding.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk pelanggan yang hampir membeli, kirimkan pesan yang bisa mengurangi keraguan terakhir, seperti cara bayar, keamanan transaksi, atau jadwal onboarding.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">9. Satukan Data dari Berbagai Kanal<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menjalankan banyak channel bisnis sekaligus? Tidak masalah, selama Anda memiliki sistem yang bisa membantu mengelolanya dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bayangkan jika komunikasi di website, iklan, marketplace, WhatsApp, email, media sosial, dan event tidak tersambung, pekerjaan bisa jauh lebih berat dan memakan waktu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika data terpisah, peluang konversi mudah hilang. Seorang pelanggan mungkin sudah mengklik iklan, bertanya lewat WhatsApp, lalu mengisi form di website.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi jika sistem tidak menggabungkan informasi ini, tim bisa menganggap orang tersebut seperti pelanggan baru yang belum punya riwayat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">10. Ukur Conversion Rate per Kanal, Bukan Hanya per Halaman<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Conversion rate website sering jadi yang utama, tapi bukan satu-satunya metrik. Jika bisnis Anda menggunakan WhatsApp, email, iklan, dan sales call, setiap kanal perlu dievaluasi terpisah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bayangkan landing page menghasilkan banyak klik ke WhatsApp, tapi sedikit yang berujung pembelian. Artinya, landing page sudah baik, tapi template pesan, atau kecepatan follow-up kurang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebaliknya, respons WhatsApp mungkin baik, tapi volume lead rendah. Bisa jadi karena iklan tidak tepat sasaran.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagaimana Anda bisa tahu? <a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/whatsapp-tips\/whatsapp-business-analytics\/\">WA Business Analytics<\/a> membantu mengukur performa komunikasi. Data pesan terkirim, dibaca, dibalas, dan diklik bisa menjadi informasi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Faktor yang Mempengaruhi Conversion Rate<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"675\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/faktor-yang-mempengaruhi-conversion-rate-dalam-funnel-penjualan-online.webp\" alt=\"Faktor yang mempengaruhi conversion rate dalam funnel penjualan online\" class=\"wp-image-19640\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/faktor-yang-mempengaruhi-conversion-rate-dalam-funnel-penjualan-online.webp 1200w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/faktor-yang-mempengaruhi-conversion-rate-dalam-funnel-penjualan-online-300x169.webp 300w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/faktor-yang-mempengaruhi-conversion-rate-dalam-funnel-penjualan-online-1024x576.webp 1024w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/faktor-yang-mempengaruhi-conversion-rate-dalam-funnel-penjualan-online-768x432.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada beberapa faktor yang sering menentukan tingkat conversion rate, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Relevansi pesan terhadap kebutuhan pengunjung:<\/strong> Jika pesan terlalu umum, pengunjung sulit melihat hubungan antara masalah mereka dan solusi yang ditawarkan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kualitas traffic:<\/strong> Traffic tinggi tidak selalu berarti conversion rate tinggi. Jika pengunjung tidak sesuai dengan target pelanggan, mereka mungkin banyak membaca tetapi sedikit yang bertindak.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kecepatan respons:<\/strong> Saat calon pelanggan bertanya atau mengisi form, follow-up yang lambat dapat membuat minat turun sebelum percakapan dimulai.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kepercayaan terhadap bisnis:<\/strong> Testimoni, studi kasus, keamanan transaksi, informasi kontak yang jelas, dan komunikasi profesional membantu mengurangi keraguan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pengalaman mobile:<\/strong> Banyak pelanggan mengakses website, iklan, dan WhatsApp dari ponsel. Jika halaman lambat atau form sulit diisi, conversion rate bisa turun.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Konsistensi antar kanal:<\/strong> Pesan di iklan, landing page, WhatsApp, dan follow-up sales perlu terasa terhubung agar tidak mengurangi kepercayaan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>6. Konsistensi antar kanal:<\/strong> Pesan di iklan, landing page, WhatsApp, dan follow-up sales perlu terasa terhubung agar tidak mengurangi kepercayaan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ tentang Cara Meningkatkan Conversion Rate<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul tentang cara meningkatkan conversion rate:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Berapa conversion rate yang dianggap baik?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Conversion rate yang baik tergantung pada industri, produk, sumber traffic, harga, dan tujuan halaman. Landing page, halaman produk, form demo, dan checkout ecommerce punya standar berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bandingkan conversion rate dengan performa sebelumnya, bukan benchmark umum. Fokus utama adalah tren membaik dan kualitas pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Apakah meningkatkan traffic otomatis meningkatkan conversion rate?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak selalu. Traffic lebih banyak bisa meningkatkan konversi total, tapi belum tentu menaikkan conversion rate. Jika traffic tidak sesuai target, conversion rate justru bisa turun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kualitas dan relevansi traffic lebih penting dari volume. Bisnis harus memastikan iklan, landing page, dan follow-up menyasar audiens yang tepat sejak awal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Channel mana yang paling efektif untuk follow-up calon pelanggan di Indonesia?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk banyak bisnis di Indonesia, WhatsApp efektif sebagai channel bisnis yang menjanjikan. Selain penggunanya besar, kemudahan percakapan via chat bisa mendongkrak konversi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, channel terbaik tergantung jenis bisnis dan kebiasaan audiens. Untuk produk B2B kompleks, email, demo, dan WhatsApp bisa dikombinasikan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Apakah CRM diperlukan untuk meningkatkan conversion rate?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sistem manajemen pelanggan bisa membantu konversi. Namun, tidak selalu wajib untuk bisnis kecil dengan lead yang mudah dikelola manual.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, saat jumlah pelanggan, chat, form, dan sumber data bertambah, sistem tersebut menjadi penting untuk membantu tim melihat riwayat interaksi, status lead, prioritas follow-up, dan peluang siap konversi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada banyak cara meningkatkan conversion rate yang bisa Anda terapkan. Tidak hanya mengganti warna tombol, memperbaiki headline, atau menjalankan A\/B testing.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada banyak strategi meningkatkan conversion rate untuk bisnis Anda. Yang penting, pastikan sesuai kebutuhan bisnis dan dilakukan dengan efektif dan bisa diukur dengan mudah.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/whatsapp\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"256\" src=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/KV_WABA-Article-1-1536x384-1-1024x256.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-15627\" srcset=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/KV_WABA-Article-1-1536x384-1-1024x256.png 1024w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/KV_WABA-Article-1-1536x384-1-300x75.png 300w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/KV_WABA-Article-1-1536x384-1-768x192.png 768w, https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/KV_WABA-Article-1-1536x384-1.png 1536w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, dengan dukungan solusi seperti WhatsApp Business API dan pengelolaan data dari <a href=\"https:\/\/jatismobile.com\/\">Jatis Mobile<\/a>, komunikasi dan strategi promosi produk bisa berjalan lebih baik sehingga konversi bisa lebih ditingkatkan. Tertarik mencoba demonya?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah traffic besar selalu berarti penjualan banyak? Di banyak bisnis, tidak begitu. Kadang dari 1.000 pengunjung website atau calon pembeli di WhatsApp, hanya 20 yang jadi bertransaksi. Sisanya? Pergi tanpa jejak. Dan itu masalah perlu diatasi dengan meningkatkan conversion rate. Namun, bagaimana caranya? Artikel ini mengupas strategi conversion rate optimization, mulai dari kecepatan follow-up, personalisasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":19632,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[51],"tags":[],"class_list":["post-19630","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-marketing-dan-bisnis"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Meningkatkan Conversion Rate: 10+ Strategi Terbukti<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pelajari cara meningkatkan conversion rate dengan strategi landing page, data pelanggan, dan personalisasi pesan yang terbukti efektif untuk bisnis Indonesia.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/conversion-rate-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Meningkatkan Conversion Rate: 10+ Strategi Terbukti\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari cara meningkatkan conversion rate dengan strategi landing page, data pelanggan, dan personalisasi pesan yang terbukti efektif untuk bisnis Indonesia.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/conversion-rate-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"JatisMobile\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-24T14:23:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-28T14:30:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/funnel-conversion-rate-dari-traffic-website-ke-whatsapp-follow-up-dan-penjualan.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"675\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Erich Chresnanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Erich Chresnanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/conversion-rate-adalah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/conversion-rate-adalah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Erich Chresnanda\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8e0b4cbdbdc62fb9263964865e090158\"},\"headline\":\"Cara Meningkatkan Conversion Rate: 10 Strategi yang Benar-Benar Berdampak\",\"datePublished\":\"2026-06-24T14:23:35+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-28T14:30:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/conversion-rate-adalah\\\/\"},\"wordCount\":1757,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/conversion-rate-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/funnel-conversion-rate-dari-traffic-website-ke-whatsapp-follow-up-dan-penjualan.webp\",\"articleSection\":[\"Marketing dan Bisnis\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/conversion-rate-adalah\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/conversion-rate-adalah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/conversion-rate-adalah\\\/\",\"name\":\"Cara Meningkatkan Conversion Rate: 10+ Strategi Terbukti\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/conversion-rate-adalah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/conversion-rate-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/funnel-conversion-rate-dari-traffic-website-ke-whatsapp-follow-up-dan-penjualan.webp\",\"datePublished\":\"2026-06-24T14:23:35+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-28T14:30:52+00:00\",\"description\":\"Pelajari cara meningkatkan conversion rate dengan strategi landing page, data pelanggan, dan personalisasi pesan yang terbukti efektif untuk bisnis Indonesia.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/conversion-rate-adalah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/conversion-rate-adalah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/conversion-rate-adalah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/funnel-conversion-rate-dari-traffic-website-ke-whatsapp-follow-up-dan-penjualan.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/funnel-conversion-rate-dari-traffic-website-ke-whatsapp-follow-up-dan-penjualan.webp\",\"width\":1200,\"height\":675,\"caption\":\"Funnel conversion rate dari traffic website ke WhatsApp follow-up dan penjualan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/marketing-dan-bisnis\\\/conversion-rate-adalah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/home-jatismobile-com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Marketing dan Bisnis\",\"item\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/marketing-dan-bisnis\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Cara Meningkatkan Conversion Rate: 10 Strategi yang Benar-Benar Berdampak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"JatisMobile\",\"description\":\"IT Company\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Jatis Mobile\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/logo-jatis-mobile.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/logo-jatis-mobile.png\",\"width\":160,\"height\":103,\"caption\":\"Jatis Mobile\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8e0b4cbdbdc62fb9263964865e090158\",\"name\":\"Erich Chresnanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Erich Chresnanda\"},\"description\":\"Erich is a results-oriented Marketing Leader with over 10 years of experience crafting compelling brand narratives and executing data-driven campaigns across B2B and B2C sectors. He's also an expert in managing high-scale marketing budgets, by delivering up to 4x ROI, and driving billion-rupiah project acquisitions.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jatismobile.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/erich-chresnanda\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Meningkatkan Conversion Rate: 10+ Strategi Terbukti","description":"Pelajari cara meningkatkan conversion rate dengan strategi landing page, data pelanggan, dan personalisasi pesan yang terbukti efektif untuk bisnis Indonesia.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/conversion-rate-adalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Meningkatkan Conversion Rate: 10+ Strategi Terbukti","og_description":"Pelajari cara meningkatkan conversion rate dengan strategi landing page, data pelanggan, dan personalisasi pesan yang terbukti efektif untuk bisnis Indonesia.","og_url":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/conversion-rate-adalah\/","og_site_name":"JatisMobile","article_published_time":"2026-06-24T14:23:35+00:00","article_modified_time":"2026-06-28T14:30:52+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":675,"url":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/funnel-conversion-rate-dari-traffic-website-ke-whatsapp-follow-up-dan-penjualan.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Erich Chresnanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Erich Chresnanda","Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/conversion-rate-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/conversion-rate-adalah\/"},"author":{"name":"Erich Chresnanda","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#\/schema\/person\/8e0b4cbdbdc62fb9263964865e090158"},"headline":"Cara Meningkatkan Conversion Rate: 10 Strategi yang Benar-Benar Berdampak","datePublished":"2026-06-24T14:23:35+00:00","dateModified":"2026-06-28T14:30:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/conversion-rate-adalah\/"},"wordCount":1757,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/conversion-rate-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/funnel-conversion-rate-dari-traffic-website-ke-whatsapp-follow-up-dan-penjualan.webp","articleSection":["Marketing dan Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/conversion-rate-adalah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/conversion-rate-adalah\/","url":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/conversion-rate-adalah\/","name":"Cara Meningkatkan Conversion Rate: 10+ Strategi Terbukti","isPartOf":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/conversion-rate-adalah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/conversion-rate-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/funnel-conversion-rate-dari-traffic-website-ke-whatsapp-follow-up-dan-penjualan.webp","datePublished":"2026-06-24T14:23:35+00:00","dateModified":"2026-06-28T14:30:52+00:00","description":"Pelajari cara meningkatkan conversion rate dengan strategi landing page, data pelanggan, dan personalisasi pesan yang terbukti efektif untuk bisnis Indonesia.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/conversion-rate-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/conversion-rate-adalah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/conversion-rate-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/funnel-conversion-rate-dari-traffic-website-ke-whatsapp-follow-up-dan-penjualan.webp","contentUrl":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/funnel-conversion-rate-dari-traffic-website-ke-whatsapp-follow-up-dan-penjualan.webp","width":1200,"height":675,"caption":"Funnel conversion rate dari traffic website ke WhatsApp follow-up dan penjualan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/marketing-dan-bisnis\/conversion-rate-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/home-jatismobile-com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Marketing dan Bisnis","item":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/category\/marketing-dan-bisnis\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Cara Meningkatkan Conversion Rate: 10 Strategi yang Benar-Benar Berdampak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#website","url":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/","name":"JatisMobile","description":"IT Company","publisher":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#organization","name":"Jatis Mobile","url":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/logo-jatis-mobile.png","contentUrl":"https:\/\/jatismobile.com\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/logo-jatis-mobile.png","width":160,"height":103,"caption":"Jatis Mobile"},"image":{"@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/#\/schema\/person\/8e0b4cbdbdc62fb9263964865e090158","name":"Erich Chresnanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3ea00ceb4dcd55c83c42d34508ec7f681989d02fd20005fc8c7996729e0e574f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Erich Chresnanda"},"description":"Erich is a results-oriented Marketing Leader with over 10 years of experience crafting compelling brand narratives and executing data-driven campaigns across B2B and B2C sectors. He's also an expert in managing high-scale marketing budgets, by delivering up to 4x ROI, and driving billion-rupiah project acquisitions.","url":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/blog\/author\/erich-chresnanda\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19630","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19630"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19630\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19643,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19630\/revisions\/19643"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19632"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19630"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19630"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jatismobile.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19630"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}